Pemdes Cipta Mulya Percepat Realisasi DD 2026, BLT-DD dan Tuntaskan Program Peningkatan SDM

Jumat 19-06-2026,07:00 WIB
Reporter : Sigit Haryanto
Editor : Ependi Harian

RADARUTARA.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Cipta Mulya, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara terus melakukan percepatan realisasi anggaran dan pelaksanaan program kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.

Sejumlah program prioritas yang telah direncanakan pada tahap I berhasil direalisasikan, mulai dari program yang berorientasi pada perlindungan sosial masyarakat rentan hingga kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dan masyarakat.

Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada enam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari kelompok masyarakat rentan. 

Bantuan tersebut telah disalurkan untuk alokasi periode Januari hingga Juni 2026.

BACA JUGA:Optimalisasi DD 2026, BLT-DD, PMT Balita & Pelatihan SDM Direalisasikan Pemdes Bukit Berlian

Selain penyaluran BLT-DD, Pemdes Cipta Mulya juga telah melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas. 

Di antaranya pelatihan Sistem Informasi Desa (SID), sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya serta larangan judi online, pelatihan penyusunan laporan keuangan desa, hingga sosialisasi hukum melalui program Jaga Desa.

Kepala Desa Cipta Mulya, Miswanto, mengatakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan dalam pelaksanaan Dana Desa tahap I berhasil direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan desa.

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan yang telah direncanakan pada tahap pertama sudah dapat kami laksanakan. 

Masyarakat juga sudah mulai merasakan manfaat dari program-program tersebut, terutama penerima BLT-DD yang memang menjadi prioritas desa,” ujar Miswanto.

BACA JUGA:Ketahanan Pangan Hewani Skema DD di Mukomuko Dinilai Gagal dan Tak Jelas Arah

Menurutnya, program BLT-DD masih menjadi perhatian utama pemerintah desa karena masih terdapat enam warga dari kelompok rentan yang membutuhkan dukungan dan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“BLT-DD ini diproyeksikan selama 12 bulan. Harapan kami bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan beban ekonomi masyarakat yang memang membutuhkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Miswanto mengakui bahwa pemerintah desa tetap dihadapkan pada keterbatasan anggaran. 

Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi komitmen desa untuk terus menjalankan program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan sumber daya manusia.

Kategori :