Realisasi DD TA 2026, Pemdes Jabi Optimalkan Program untuk Warga dan Kelembagaan Desa
Penyaluran blt dd dan honor Desa Jabi-Radar Utara / Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID -Pemerintah Desa Jabi, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, telah menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 kepada dua Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran BLT-DD tersebut dilakukan langsung oleh Pj Kepala Desa Jabi, Farmandin, kepada dua KPM yang berhak menerima bantuan untuk jatah enam bulan sekaligus, terhitung sejak Januari hingga Juni 2026.
Selain menyalurkan BLT-DD, Pemerintah Desa Jabi juga merealisasikan pembayaran honorarium lembaga desa.
Penyaluran honorarium itu mencakup kader posyandu dalam rangka mendukung pencegahan stunting serta sejumlah pengurus lembaga desa lainnya yang selama ini ikut berperan dalam mendukung jalannya program pemerintahan desa.
BACA JUGA:Pemdes Bukit Tinggi Realisasikan BLT-DD dan Tingkatkan Fasilitas Posyandu untuk Tekan Stunting
Farmandin mengakui, penerimaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di desanya mengalami penyusutan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat pemerintah desa harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program prioritas pembangunan desa.
Menurutnya, pada tahun ini arah pembangunan desa sengaja lebih dikonsentrasikan pada program-program yang memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Seperti BLT-DD, penguatan kelembagaan desa serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
“Kondisi anggaran tahun ini memang mengalami penurunan cukup besar dibanding sebelumnya.
BACA JUGA:Pemdes Bukit Makmur Realisasikan DD Tahap I, Fokus BLT dan Sarana Olahraga
Karena itu, desa harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Farmandin.
Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut, mengingat sejumlah program strategis maupun rencana pembangunan desa.
Yang sebelumnya telah masuk dalam perencanaan belum seluruhnya dapat dieksekusi pada Tahun Anggaran 2026 akibat keterbatasan anggaran yang dimiliki desa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: