Sampaikan Pledoi, Bukan Sekedar Tempat Singgah, Beby Hussy: Bengkulu Rumah Saya

Sampaikan Pledoi, Bukan Sekedar Tempat Singgah, Beby Hussy: Bengkulu Rumah Saya

Beby Hussy saat menyerahkan pledoi pribadinya pada majelis hakim dan JPU dalam persidangan--

BENGKULU,RADARUTARA.ID– Terdakwa Beby Hussy menyebutkan jika Provinsi Bengkulu bukan sekedar tempat singgah, tetapi sudah menjadi rumah baginya beserta keluarga.

Ini disampaikannya dalam sidang lanjutan perkara korupsi sektor pertambangan batu bara PT. Ratu Samban Mining (RSM) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu dengan agenda pembacaan nota pembelaan, Rabu 29 April 2026 malam.

Dalam nota pembelaan tersebut, Beby Hussy yang duduk di kursi terdakwa tidak serta-merta membaca daftar keberatan formal.

Tetapi juga tentang hidup, tentang pilihan, dan tentang cintanya pada Bengkulu yang kini menjadi rumahnya.

"Hari ini saya duduk di sini, bukan untuk mencari pembenaran diri. Tetapi sebagai seorang manusia yang hanya ingin didengar dengan jujur," ungkap Beby.

Beby mengaku, tidak dilahirkan di Bengkulu. Melainkan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Pada tahun 2000, takdir membawanya dan empat tahun kemudian menetap di Bengkulu.

"Awal di Bengkulu, saya hanya seorang karyawan biasa di sebuah perusahaan kontraktor pertambangan. Barulah pada tahun 2008 saya mengundurkan diri, dan mulai merintis usaha dari nol," kata Beby.

Menurut Beby, saat merintis usaha, dirinya bekerja sedikit demi sedikit, jatuh bangun dengan segala tantangan.

Karena waktu itu tanpa kekuasaan, tanpa jabatan dan tanpa kemewahan.

"Hampir satu dekade saya hanya tinggal di rumah sewa. Hidup sederhana, persis seperti masyarakat Bengkulu pada umumnya. Tapi berkat do'a dan usaha, kerja keras saya secara perlahan mulai membuahkan hasil," ujar Beby.

Dilanjutkan Beby, usaha yang dirintisnya berkembang.

Hingga akhirnya, perusahaannya mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP). 

"Tapi perlu dipahami dan diketahui, jika setiap langkah bisnis yang saya bangun, tidak semata-mata untuk keuntungan pribadi, melainkan untuk membangun ekonomi Bengkulu. Karena Bengkulu ini layak dibangun," tegas Beby.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: