Warga Hanyut di Hulu Palik Ditemukan Meninggal Dunia, BPBD : Terimakasih Telah Membantu Proses Pencarian

Warga Hanyut di Hulu Palik Ditemukan Meninggal Dunia, BPBD : Terimakasih Telah Membantu Proses Pencarian

BPBD Bengkulu Utara dan Tim menyampaikan keterangan terkait korban hanyut di sungai Air Nakai--

HULU PALIK, RADARUTARA.ID- Setelah dilakukan pencarian intensif, Muslim warga Lubuk Jale di temukan oleh warga pada Kamis (4/1/2024) sekitar Pukul 09.00 WIB di sungai Air Palik, tepatnya di lokasi kuari SG Desa Sengkuang Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara.

Setelah di evakuasi warga dan tim pencarian, saat ini jasad korban diserahkan ke pihak keluarga korban.

Mewakili Pemerintah, BPBD Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan ungkapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.

"Alhamdulilah korban sudah ditemukan, terima banyak kepada Tim Basarnas, Unsur Tripika Kecamatan Kerkap, Forum Kades, keluarga, masyarakat dan Pihak-pihak lain yg membantu,"Ucap Kepala BPBD Bengkulu Utara, Eka Hendriyadi, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:Kuota Pupuk Subsidi di Bengkulu Turun, Jokowi Siap Tambah Anggaran Rp14 Triliun

Ia mengatakan korban ditemukan sekitar 5 kilometer dari titik awal hanyutnya korban. Kerja sama tim gabungan serta bantuan masyarakat dalam proses pencarian, maka membuahkan hasil dengan ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh.

Ia mengatakan korban sebelumnya hanyut di Sungai Batang Mimpi Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, pada Rabu (7/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Ia menjelaskan korban hanyut di sungai Air Nakai pada Rabu (3/1/2024) siang. Diduga korban terseret arus sungai dilokasi tersebut yang saat itu cukup deras.

BACA JUGA:Info Terbaru : Korban Hanyut Warga Desa Lubuk Jale Ditemukan Pagi Ini

Setelah mendapatkan laporan, kata dia BPBD Bengkulu Utara langsung menuju lokasi dengan menurunkan tim. Pencairan baru membuahkan hasil pada hari kedua.

"Pencairan hari kedua ini, korban ditemukan," katanya.

Dikesempatan itu, BPBD Bengkulu Utara mengimbau seluruh masyarakat terkhusus kepada warga dititik rawan bencana, agar lebih waspada dan berhati-hati. Terlebih cuaca di Kabupaten Bengkulu Utara tengah memasuki musim hujan.

"Semoga sinergitas dan kerjasama ini tetap terjalin baik di masa mendatang. Salam Tangguh Salam kemanusiaan dan tetap waspada,"pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: