Penting Bagi ASN Seimbangkan Antara Potensi dan Kinerja

Selasa 22-09-2026,10:30 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, ditekankan untuk dapat menyeimbangkan antaran potensi dan kinerja.

Ini terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) penyampaian Manajemen Talenta ASN, yang digelar di Balai Raya Semarak, Senin 21 September 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi menilai, menciptakan keseimbangan antara potensi dan kinerja bagi setiap ASN, menjadi bagian penting.

"Bahkan kedua hal itu merupakan modal awal, agar ASN selaku abdi negara dapat menunjukkan dan mewujudkan capaian-capaian kinerja sebagaimana yang ditargetkan," ungkap Rusmayadi.

Menurut Rusmayadi, manajemen talenta ASN merupakan sistem manajemen karier yang mencakup tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, hingga penempatan talenta untuk menduduki jabatan target berdasarkan potensi dan kinerja.

BACA JUGA:Manajemen Talenta Diabaikan, Promosi Jabatan ASN Bisa Tertunda

"Dalam penerapan Manajemen Talenta ASN, setiap ASN perlu memastikan data pribadi dan rekam jejak karier telah dilengkapi," kata Rusmayadi.

Data tersebut, lanjut Rusmayadi, antara lain pengalaman kerja, pendidikan dan pelatihan (diklat), sertifikat pelatihan, serta penghargaan yang pernah diterima.

"Kelengkapan data tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemetaan talenta ASN, sekaligus dapat mendukung pengembangan karier sesuai potensi dan kinerja masing-masing," jelas Rusmayadi.

Rusmayadi menambahkan, pihaknya meminta agar ASN melengkapi datanya untuk Manajemen Talenta. Kalau tidak memasukkan berkas diklat, sertifikat, dan lain sebagainya tentu memengaruhi proses pemetaan.

"Termasuk juga pengembangan karier masing-masing ASN," tambah Rusmayadi.

BACA JUGA:Teladani Rasulullah, Bupati Minta ASN Perkuat Integritas Pelayanan

Lebih lanjut Rusmayadi menyampaikan, kelengkapan data menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian ASN, agar seluruh potensi, kompetensi dan rekam jejak kinerja dapat tercatat dengan baik dalam sistem Manajemen Talenta.

"Jadi kita minta bagi setiap ASN, jangan memandang sebelah mata manajemen talenta ini," demikian Rusmayadi.

Kategori :