Mukomuko Kejar Tuntas 1.500 Rumah Tak Layak Huni

Mukomuko Kejar Tuntas 1.500 Rumah Tak Layak Huni

Kepala Dinas Perkumpulan Mukomuko, Suryanto, MSi-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus mengejar penuntasan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang masih menjadi kebutuhan masyarakat. Setelah mendapat alokasi 550 unit pada 2026, daerah ini kembali mengupayakan tambahan penanganan pada 2027.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mukomuko menyebutkan, hasil komunikasi dengan pemerintah pusat memberikan peluang bagi Mukomuko untuk memperoleh sekitar 750 unit program bedah rumah pada tahun mendatang.

Jika rencana tersebut terealisasi, jumlah rumah yang tertangani dalam dua tahun akan mencapai sekitar 1.300 unit. Angka ini semakin mendekati usulan pemerintah daerah yang sebelumnya mencapai 1.500 unit rumah.

Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, MSI, mengatakan pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan untuk memastikan seluruh usulan tersebut dapat direalisasikan. Sebab, dari total usulan, masih terdapat sekitar 200 rumah yang belum masuk dalam alokasi.

BACA JUGA:Bedah Rumah 2027 Dipatok 750 Unit, Mukomuko Hampir Tuntaskan Usulan 1.500 Rumah

Menurutnya, program perbaikan rumah bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menyangkut upaya pemerintah meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memiliki hunian yang lebih layak.

"Untuk 2027, hasil koordinasi kita dengan pemerintah pusat cukup baik. Ada peluang sekitar 750 unit yang akan dialokasikan. Selanjutnya kita tetap mengawal agar pelaksanaannya bisa berjalan sesuai rencana," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga harus memastikan data calon penerima bantuan benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Verifikasi menjadi bagian penting agar bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

Suryanto menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada alokasi yang sudah diperoleh. Sisa usulan yang belum tertangani tetap akan diperjuangkan melalui koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat maupun kemungkinan sumber program lainnya.

"Masih ada sekitar 200 unit dari usulan yang belum terakomodasi. Ini yang akan terus kita perjuangkan. Harapannya, kebutuhan masyarakat terhadap rumah layak huni bisa semakin cepat dituntaskan," ujarnya.

BACA JUGA:Bedah Rumah 2027 Dipatok 750 Unit, Mukomuko Hampir Tuntaskan Usulan 1.500 Rumah

Dengan potensi tambahan 750 unit pada 2027, Pemkab Mukomuko kini memiliki peluang mempercepat pengurangan jumlah RTLH. Pemerintah daerah tinggal memastikan proses pendataan, verifikasi hingga pelaksanaan di lapangan berjalan tepat sasaran sehingga bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: