Mukomuko Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Bencana

Mukomuko Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Bencana

BPBD Mukomuko saat menggelar FGD untuk menghadapi ancaman bencana daerah-Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID Ancaman bencana tidak boleh hanya dihadapi ketika musibah sudah terjadi.

Kesadaran inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkuat sistem kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah ini.

Langkah tersebut diwujudkan melalui sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) Kabupaten Mukomuko 2026–2030 yang digelar di Aula Hotel Abyan, Kecamatan Kota Mukomuko.

Forum tersebut menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah penanggulangan bencana untuk lima tahun ke depan.

Tidak hanya membahas persoalan tanggap darurat, penyusunan RPBD diarahkan untuk memperkuat pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan hingga pemulihan setelah bencana.

BACA JUGA:Suhu Panas Capai 30 Derajat, BPBD Minta Warga Waspada dan Jaga Kesehatan

Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT mengatakan penyusunan dokumen tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh unsur.

Karena itu, FGD melibatkan berbagai OPD, lembaga terkait, Forkopimda, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan serta unsur lainnya.

Menurut Ruri, setiap instansi memiliki peran dan potensi dukungan yang dapat disinergikan dalam menghadapi ancaman bencana.

Inventarisasi program dan kegiatan dari masing-masing pihak diperlukan agar penanggulangan bencana tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Tujuan kegiatan ini untuk menginventarisasi program, kegiatan, serta potensi dukungan dari masing-masing OPD, lembaga dan pihak lainnya dalam memperkuat kesiapsiagaan, mitigasi dan respons bencana,” ujar Ruri.

BACA JUGA:Mukomuko Siaga El Nino, BPBD Minta Warga Hemat Air dan Stop Bakar Lahan

Ia menegaskan, posisi geografis dan tingkat kerawanan Kabupaten Mukomuko mengharuskan pemerintah daerah memiliki perencanaan yang matang.

Ancaman gempa bumi, tsunami maupun bencana lainnya harus diantisipasi dengan langkah yang terukur dan terintegrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: