Rawat Tradisi Gotong Royong, Kapolres Berbaur dengan Warga Perbaiki Jembatan Keramat
Rawat Tradisi Gotong Royong, Kapolres Berbaur dengan Warga Perbaiki Jembatan Keramat-Abdul Gafur-
PADANGJAYA, RADARUTARA.ID - Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong menyelimuti Dusun 3 Desa Tanah Tinggi dan Desa Arga Mulya, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu pagi (29/8/2026).
Puluhan warga bersama jajaran kepolisian dan sejumlah elemen masyarakat bahu-membahu memperbaiki Jembatan Keramat, akses vital yang selama ini menghubungkan antarwilayah.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali.
Turut hadir mendampingi Wakapolres serta Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkulu Utara, Camat Padang Jaya, Kapolsek Padang Jaya, Kepala Desa Tanah Tinggi, Kepala Desa Arga Mulya, jajaran BPD, serta perwakilan dari PT Sandabi Indah Lestari dan PT Bumi Berkah Sawit.
BACA JUGA:Polres Mukomuko Gerak Cepat, Jembatan Retak Mudik Dibuat Lebih Aman
Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat.
Terlihat personel kepolisian bersama warga saling berbagi tugas.
Sebagian kelompok sibuk membongkar papan lantai jembatan yang sudah lapuk dan menggantinya dengan kayu baru yang lebih kokoh.
Di sisi lain, sejumlah warga dan petugas lainnya bergotong royong mengecat jembatan dengan nuansa warna merah dan putih, menambah semarak nasionalisme di tengah kegiatan sosial tersebut.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang akses mobilitas masyarakat.
BACA JUGA:Kontraktor Siap Bongkar Ulang Rangka Jembatan Lubuk Selandak
Menurutnya, Polri hadir sebagai penggerak dalam merawat tradisi kebersamaan yaitu budaya gotong-royong dalam menyelesaikan permasalahan sosial.
"Kami turun langsung ke lapangan bukan hanya untuk memastikan akses transportasi warga kembali aman dan layak digunakan, tetapi juga untuk merawat tradisi gotong royong," ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.
Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran kepolisian Bengkulu Utara ini berharap kegiatan seperti ini dapat terus menghidupkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
