Literasi Sejak Dini, Radar Utara Ajak Siswa Berkreasi Lewat Mading Sekolah

Literasi Sejak Dini, Radar Utara Ajak Siswa Berkreasi Lewat Mading Sekolah

Literasi Sejak Dini, Radar Utara Ajak Siswa Berkreasi Lewat Mading Sekolah-M Ardi-

ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Dunia pendidikan di era digitalisasi sering kali dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pengembangan kreativitas anak

Menjawab tantangan tersebut, SDN 171 Bengkulu Utara bersama Surat Kabar Harian Radar Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan Majalah Dinding (Mading) sekolah, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang belajar sekolah tersebut diikuti oleh siswa perwakilan kelas serta guru pendamping. Dengan antusiasme tinggi, para peserta diajak untuk merancang, mendesain, dan mengisi mading dengan beragam konten kreatif mulai dari puisi, cerita pendek, hingga gambar ilustrasi hasil imajinasi mereka sendiri.

Kepala SDN 171 Bengkulu Utara, Burhan S.Pd, saat membuka acara menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tempelan kertas di papan, melainkan wadah aktualisasi diri siswa.

Untuk menambah wawasan dalam pembuatan isi mading, pihaknya menggandeng SKH Radar Utara sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan bakat anak lewat kreativitas.

"Ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk membangun kreativitas anak melalui mading. Selain itu, kegiatan ini merupakan tantangan bagi tenaga pendidikan di dunia pendidikan di era digitalisasi. Kami ingin anak-anak tetap memiliki ruang berekspresi yang nyata, tidak hanya terpaku pada layar gadget," ujar Burhan dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, melalui mading, siswa belajar menulis, berkolaborasi, dan menghargai karya orang lain. 

Tentu, inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sesuai arahan Dinas Pendidikan Bengkulu Utara dalam memajukan pendidikan lewat literasi.

"Ini adalah fondasi literasi yang kuat sejak dini," imbuhnya.

Terpisah, Perwakilan redaksi Surat Kabar Harian Radar Utara yang turun langsung dalam pendampingan teknis, Abdul Gafur, menyatakan bahwa pihak media memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mencerdaskan bangsa.

Menurutnya, membangun pendidikan tentu menjadi bagian penting sebagai media yang sudah berdiri di Kabupaten Bengkulu Utara sejak 2009 silam.

“Bagaimana anak-anak sejak dini diberikan kesempatan untuk berkembang melalui kreativitasnya di mading sekolah. Kami ingin mading tidak hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar menjadi ruang dialog dan ekspresi siswa," jelas Abdul Gafur.

Menurutnya, mading sekolah harus dikemas dengan tampilan yang menarik dan konten yang seru agar tetap eksis di tengah gempuran pengguna gadget. 

Tentunya menampilkan hasil karya siswa, prestasi siswa, himbauan secara konsisten, tujuannya tentu mading sekolah tetap eksis dimasa mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: