Pray For Lebong! Bencana Alam Terparah Dalam 25 Tahun Terakhir, Ratusan Rumah Terendam, Dam Truk Terseret Arus

Pray For Lebong! Bencana Alam Terparah Dalam 25 Tahun Terakhir, Ratusan Rumah Terendam, Dam Truk Terseret Arus

1 unit Dam Truk ikut terseret arus banjir bandang di Lebong--

RADARUTARA.ID - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu telah menyebabkan ratusan rumah terendam, akses lalulintas lumpuh diakibatkan bencana alam longsor, Selasa (16/4/2024). 

Warga menilai, kejadian ini merupakan salah satu bencana alam banjir terparah yang tercatat sejak insiden serupa yang terjadi 25 tahun lalu.

Pantauan radarutara.id, banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Ketahun yang dipicu oleh peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. 

Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir serta jalan raya berubah menjadi aliran sungai dengan ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa. 

BACA JUGA:Lebong Alami Banjir Bandang, Rumah Terendam, Lalu Lintas Lumpuh Total

Dengan begitu, untuk menghindari korban jiwa, ratusan warga terpaksa mengungsi ke titik aman dari luapan air sungai Ketahun.

"Ya, banjir bandang terjadi bermula di Desa Talang Donok, Kecamatan Topos, kemudian menjalar ke Kecamatan Bingin Kuning hingga sepanjang aliran sungai Ketahun," ujar Kapolres Lebong AKBP Awilzan melalui Kasubsi PDIM Humas Polres Lebong Aipda Syaiful Anwar saat dikonfirmasi.

Aipda Syaiful menjelaskan bahwa banjir bandang melanda masyarakat Lebong diperkirakan terjadi pada Selasa (16/4/2024) sekitar pukul 05.50 WIB. 

Tingginya curah hujan membuat permukaan Sungai Ketahun tiba-tiba naik, menyebabkan luapan air yang mengakibatkan banjir bandang dan merendam pemukiman warga.

BACA JUGA:Warga Lebong Sempat Temukan Ikan Sidat Raksasa, Sebelum Musibah Banjir Terjadi

Satu Kendaraan Mobil Truk Diseret Arus

Tidak hanya rumah dan lalulintas lumpuh lantaran banjir bandang, terpantau juga satu unit kendaraan roda empat jenis truk berwarna kuning yang terletak di Kuari tak jauh dari sungai Ketahun juga terseret arus.

Mobil dan truk itu, diduga sedang berada di bantaran sungai Kuari untuk mengangkut material.

"Mobil dan truk berwarna kuning terseret arus saat banjir bandang,"tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: