Ada Kegiatan Fiktif di PNPM-MPD Air Napal, Ini Penjelasan Kejari Bengkulu Utara

Ada Kegiatan Fiktif di PNPM-MPD Air Napal, Ini Penjelasan Kejari Bengkulu Utara

Kegiatan fiktif PNPM-MPD Air Napal diperiksa Kejari Bengkulu Utara--

RADARUTARA.ID - Dugaan Kasus  penyalahgunaan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPD) sektor Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di kecamatan Air Napal terus bergulir. 

Kasi Intel Kejari Bengkulu Utara, Ekke Widoto Khahar, ketika dikonfirmasi radarutara.id pada Rabu (04/10) menyampaikan pihaknya memang sudah menemukan adanya kegiatan fiktif dari penyaluran PNPM-MPD itu.

"Iya dugaan kegiatan fiktif," sampainya.

Akan tetapi dijelaskannya pula, saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan berapa kerugian negara yang ditimbulkan. Hal ini karena sedang dilakukan perhitungan oleh Auditor.

"Auditor sedang menghitung berapa Kerugian negara yang ditimbulkan,"ungkapnya. 

BACA JUGA:Jangan Asal! Berikut Cara Meletakkan e-Materai yang Benar Pada Berkas Pendaftaran PPPK dan CPNS

Sejauh ini, sampai Ekke sudah ada 60 orang saksi yang dimintai keterangan terkait dugaan kasus penyalahgunaan PNPM-MPD Air Napal itu.

"Total ada sekitar 60 saksi yang sudah dimintai keterangan, dari 12 desa yang ada di kecamatan air Napal," sampai Ekke.

Sementara itu, ditambahkan oleh Kasi Pidsus, M Angga Mahatma, SH, MH untuk mencari informasi yang lebih akurat tentang bagaimana penyaluran PNPM-MPD, saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi .

"Tim kita juga sedang berkoordinasi kesana," ujarnya.

BACA JUGA:Masyarakat Urai Bantah Mengancam dan Pengusiran Pekerja PTPN VII Ketahun

Selain itu, Informasi yang didapati Radarutara.ID bahkan ada juga peminjam yang berasal dari salah satu kelompok harus menggadaikan Sertifikat agar bisa mendapatkan pinjaman tersebut.

Lebih menariknya lagi, ketika angsuran pembayaran dilakukan para peminjam juga ada yang tidak menerima bukti dari angsuran yang telah dibayarkan tersebut.

"Setelah cukup lama bergulir, tiba-tiba tidak ada yang menagih lagi, kita juga heran, tapi kalo saya allhamdulilah waktu itu lancar,” ungkap A narasumber Radarutara.Id yang tidak ingin namanya disebutkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: