Begini Suasana Jamaah Tarekat di Kota Bukit Tinggi Rayakan Lebaran

Begini Suasana Jamaah Tarekat di Kota Bukit Tinggi Rayakan Lebaran

Begini Suasana Jamaah Tarekat di Kota Bukittinggi Rayakan Lebaran--

RADARUTARA.ID - Jamaah Tarekat Syatri di Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat baru hari ini merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, Senin (24/4/2023 pagi.

Seperti jamaah umat muslim lainnya, jamaah ini menggelar Salat Idul Fitri berjamaah sekitar pukul 08.00 WIB di Masjid Nurul Huda Panganak. Kemudian dilanjutkan dengan takbir lalu Salat Idul Fitri dan diakhiri dengan khutbah berbahasa Arab yang disampaikan oleh pimpinan Tarekat Syatri di Bukit Tinggi, Pakiah Tuanku Nan Basa.

Namun yang menjadi perbedaan, jamaah tersebut yang memiliki ratusan jamaah melihat hilal dilakukan dengan cara 'melihat bulan' dengan mata telanjang.

Pimpinan jamaah tarekat, Pakiah Tuanku Nan Basa mengatakan, keputusan pelaksanaan Idul Fitri hari ini berdasarkan metode hisab takwim yaitu memantau hilal dengan cara 'melihat bulan' yang dilakukan Jumat sore.

BACA JUGA:Belum Lihat Hilal, Jemaah Tarekat Santri di Bukit Tinggi Masih Puasa

"Dengan terlihatnya hilal sekitar pukul 18.22 kemarin, ibadah puasa Ramadhan genap dilaksanakan jamaah Syatri selama 29 hari," ujarnya di lokasi.

Dirinya menyebutkan, selain di Panganak sejumlah jamaah Syatri lain yang tersebar berbagai kota di beberapa provinsi juga menggelar Salat Ied di masjid-masjid daerahnya masing-masing.

Tarekat Syatri yang berpusat di Panorama Baru, Kelurahan Panganak, Bukittinggi dengan pengikut yang tersebar di berbagai wilayah di Sumatera Barat dan beberapa daerah di Provinsi Jambi, Bengkulu, hingga Sumatera Selatan ini kerap lebih lambat satu hari melaksanakan Idul Fitri dan awal Ramadhan dengan penetapan yang dilakukan pemerintah.

"Penentuan 1 Syawal yang berbeda dengan pemerintah seperti saat ini sudah kesekian kalinya dilakukan oleh Tarekat Syatri," jelasnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: