Monitoring Drone Thermal, 17 Gajah Liar Teridentifikasi di BAS

Monitoring Drone Thermal, 17 Gajah Liar Teridentifikasi di BAS

Gajah liar di kawasan BAS yang terpantau Drone Thermal-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BACA JUGA:Pastikan Kematian Gajah dan Harimau, BKSDA Bengkulu-Lampung Tunggu Hasil Nekropsi

Selain itu, sambung Agung, data yang diperoleh, ditargetkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan langkah perlindungan dan pengelolaan habitat yang lebih tepat sasaran. 

"Sehingga, keberhasilan monitoring menjadi langkah awal yang penting dalam penguatan upaya konservasi Gajah Sumatera di kawasan BAS," ujar Agung.

Agung menambahkan, penggunaan Drone Thermal dalam monitoring Gajah liar di kawasan BAS, termasuk terobosan baru yang sangat membantu tim di lapangan. Dari hasil pemantauan, dapat diketahui secara langsung keberadaan kelompok Gajah Sumatera.

"Begitu juga struktur populasinya, tanpa memberikan gangguan yang signifikan terhadap satwa," tambah Agung.

BACA JUGA:Dua Gajah Mati Misterius, Polres Mukomuko Turun Selidiki Dugaan Kejahatan Satwa

Sehingga upaya ini juga bagian dari komitmen Kemenhut melalui pihaknya, untuk memperkuat perlindungan dan pelestarian Gajah Sumatera. Seperti kelompok Gajah liar yang baru terpantau, itu merupakan satu dari beberapa kelompok di kawasan BAS. 

"Maka dari itu, kita pastikan kegiatan monitoring dan pengamanan habitat dilakukan secara berkelanjutan," sampai Agung.

Lebih lanjut Agung menyampaikan,  langkah ini semata-mata guna memastikan seluruh kelompok Gajah liar di kawasan BAS, tetap terpantau dan terlindungi.

 “Kita berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga habitat Gajah Sumatera dan mendukung upaya konservasi yang sedang dilakukan. Mengingat keberadaan Gajah Sumatera bagian penting dari ekosistem hutan yang harus dijaga bersama," singkat Agung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: