Warga Padang Jaya Jual Minyak Goreng Pakai Mesin SPBU, Inovasi Pertama di Bengkulu Utara

Selasa 26-12-2023,17:00 WIB
Reporter : Abdul Gafur
Editor : Septi Maimuna

PADANG JAYA, RADARUTARA.ID - Puluhan Botol ukuran 1 liter milik warga berbaris untuk mengisi minyak goreng curah melalui mesin pompa di Simpang 3 Kantor Desa Padang Jaya, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara.

Penjual minyak goreng di Padang Jaya ini tidak menjual secara eceran dengan kemasan, melainkan menjual minyak goreng menggunakan mesin pompa mirip seperti di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang mereka sebut Pom Migor.

Dari bentuknya sih tak jauh beda dengan Pom Pertamini, hanya saja warnanya Pertamini berwarna merah putih, sementara Pom Migor berwarna Kuning Putih.

BACA JUGA:Penyusunan Amdal PT Agricinal Tak Terpantau di Kabupaten, Ini Kata Kadis DLH Bengkulu Utara

Proses penjualan minyak goreng curah pun hampir sama layaknya pom bensin, menggunakan mesin pom.

"Prosesnya sama kaya di SPBU, kaya di Pom Mini. Warga bisa membeli minyak goreng sesuka mereka. Bisa Rp 5.000 Rp 10.000 terserah mereka. Dengan catatan satu liternya kami jual diharga Rp14.000," kata Pemilik Akun Facebook, Sunan Giri, Selasa (26/12/2023).

Meski baru dibuka dua hari lalu, namun kehadiran Pom Migor ini diklaim cukup membantu persoalan minyak goreng mahal yang belakangan ini menjadi masalah.

"Animo masyarakat cukup baik. Mereka datang membawa botol atau jerigen sendiri-sendiri. Kami baru 2 hari buka disini," ujar Pria yang kesehariannya bertugas di KUA Padang Jaya.

BACA JUGA:Cuaca Tak Menentu, Puskesmas Tanjung Harapan Ingatkan Masyarakat Waspada Serangan DBD

Menurutnya, Pom Migo ini merupakan inovasi yang terhitung satu-satunya di wilayah Bengkulu Utara. Dan kata dia, usaha yang dijalankan oleh anak menantunya merupakan kerjasama dengan Ponpes Darussalam Tegal Rejo yang terletak di Desa Marga Jaya.

"Daya tampung Pom Migo ini bisa menampung sampai 200 liter minyak goreng curah, Dalam dua hari ini diserbu masyarakat. Ini juga ada pesanan dari warga Desa Tanah Tinggi sebanyak 12 Liter," Pungkasnya.*

Kategori :