Kemenag Mukomuko Siapkan Pendampingan Rohani Pasien di RS Al Barra
Kemenag Mukomuko siap memberikan bimbingan rohani terhadap pasien di RS Al Barra-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko menyiapkan layanan pendampingan bimbingan rohani bagi pasien yang menjalani pengobatan, khususnya di RSIA Al Barra. Layanan ini melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan keterlibatan lintas agama, mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, hingga Katolik.
Program tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kemenag Mukomuko dan pihak RSIA Al Barra. Kerja sama ini menjadi dasar pelaksanaan pendampingan rohani secara terstruktur di lingkungan rumah sakit.
Kepala Kemenag Mukomuko, H Widodo, SHI, MAP, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan doa dan bimbingan spiritual kepada pasien. Pendampingan ini ditujukan untuk membantu pasien menghadapi proses pengobatan, terutama dalam kondisi yang membutuhkan ketahanan mental dan spiritual.
Layanan pendampingan rohani ini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih luas. Dalam praktiknya, pasien tidak hanya menghadapi persoalan fisik, tetapi juga tekanan psikologis, kecemasan, dan ketidakpastian selama menjalani perawatan. Dan kondisi ini berpengaruh terhadap proses pemulihan.
"Sejumlah kajian menunjukkan bahwa kondisi psikologis dan spiritual memiliki kaitan dengan daya tahan tubuh dan proses penyembuhan. Dukungan moral, ketenangan batin, serta keyakinan yang kuat dapat memperkuat semangat pasien dalam menjalani pengobatan," tegas Widodo.
Melalui kerja sama ini, rumah sakit tidak hanya menjadi tempat perawatan medis, tetapi juga ruang pendampingan yang menyentuh aspek nonfisik pasien. Kehadiran rohaniawan dari berbagai agama diharapkan dapat memberikan penguatan sesuai dengan keyakinan masing-masing pasien.
Pendampingan rohani akan diberikan dalam bentuk doa, nasihat keagamaan, serta dukungan moral selama pasien menjalani perawatan. Kegiatan ini juga terbuka bagi keluarga pasien yang membutuhkan penguatan spiritual di tengah situasi sulit.
"Kerja sama antara Kemenag Mukomuko dan RSIA Al Barra ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dan spiritual sebagai bagian dari proses pemulihan pasien," katanya.
Diharapkan Widodo, dengan adanya pendampingan rohani, pasien memiliki ketenangan batin, optimisme, dan kekuatan dalam menghadapi penyakit. Pendekatan ini menempatkan pasien sebagai individu yang utuh, yang membutuhkan perhatian tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada kondisi mental dan spiritual selama menjalani pengobatan.
"Bagi keluarga pasien yang ingin membutuhkan pendampingan rohani, silahkan langsung menghubungi Kemenag Mukomuko," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: