Bupati Arie Boyong Rp3,6 M APBN, Lumbung Pangan Bengkulu Utara Terasah
Bupati Arie Boyong Rp3,6 M APBN, Lumbung Pangan Bengkulu Utara Terasah-Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus menggenjot sektor pertanian dengan mengucurkan dana fantastis untuk pembangunan irigasi.
Bupati Arie Septia Adinata berhasil mengamankan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) senilai Rp3,6 miliar lebih yang difokuskan pada perbaikan sistem pengairan di 11 kecamatan.
Langkah strategis ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi lahan pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Dalam pernyataannya, Bupati Arie menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan petani.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Utara Siapkan Rp174,2 Miliar untuk Gaji PPPK 2027, Bupati Arie: Tidak Ada Persoalan
"Ini merupakan dukungan terhadap para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Arie Septia Adinata.
Dana APBN tersebut terbagi dalam tiga skema besar. Tahap pertama mencakup pembangunan saluran irigasi sepanjang 1,4 kilometer (km) dengan nilai kontrak Rp800 juta.
Selanjutnya, tahap kedua meliputi pekerjaan lebih masif sepanjang 2.500 meter (setara 2,5 km) yang menyerap anggaran Rp2 miliar. Selain saluran, pemerintah juga membangun Dam Parit dengan nilai investasi Rp861 juta.
Tidak hanya mengandalkan APBN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga mengguyurkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sepanjang 750 M untuk dua lokasi di Kecamatan Lais dan Hulu Palik.
Anggaran daerah ini diperuntukkan bagi dua paket pekerjaan irigasi yang tersebar di titik-titik strategis untuk menjangkau areal persawahan.
BACA JUGA:Teladani Rasulullah, Bupati Minta ASN Perkuat Integritas Pelayanan
Bupati Arie optimistis bahwa dengan rampungnya infrastruktur ini, hasil panen akan meningkat signifikan. Ia berharap dukungan air yang stabil mampu mengubah musim tanam kali ini menjadi periode emas bagi para petani.
"Semoga pada musim tanam kali ini, produksi beras menuju swasembada pangan terus meningkat," harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, Juwita Abadi, memberikan rincian progres pembangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
