Fasilitas Jamban Sehat Terpenuhi dan Bebas BAB Sembarangan, Pemdes Tanjung Harapan Lolos Verifikasi ODF

Fasilitas Jamban Sehat Terpenuhi dan Bebas BAB Sembarangan, Pemdes Tanjung Harapan Lolos Verifikasi ODF

Sigit/RU.ID- Desa Tanjung Harapan lolos verifikasi ODF--

ULOK KUPAI, RADAR.UTARA.ID- Kerja keras jajaran Pemdes Tanjung Harapan (SP3), Kecamatan Ulok Kupai dalam memfasilitasi kebutuhan fasilitas jamban sehat masyarakatnya dalam memerangi perilaku buang air besar (BAB) sembarangan membuahkan hasil. 

Konkretnya pada hari Senin (18/9) kemarin, Pemdes Tanjung Harapan berhasil melewati tahapan verifikasi dan dinyatakan lolos mengikuti program Open Defecation Free (ODF) atau terbebas dari kebiasaan BAB sembarangan yang merupakan salah satu indikator untuk menuju masyarakat sehat. 

Kades Tanjung Harapan, Ari Sanjaya, mengatakan. Untuk mengantarkan desanya ODF ini diperlukan kesadaran dan pendekatan yang intensif kepada masyarakat. Konkretnya, kata Kades, setahun terakhir ini Pemdes Tanjung Harapan telah berupaya mendorong program jambanisasi melalui kemampuan yang dimiliki desa.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras kita bersama dalam menggugah kesadaran, pendampingan, sosialisasi dan edukasi yang kita laksanakan bersama-sama dengan tim Puskesmas Tanjung Harapan, program jambanisasi ini bisa kita capai," ungkap Kades. 

BACA JUGA:Camat Dorong Optimalisasi Pamsimas untuk Hadapi Kemarau

Ditambahkan Kades, tercapainya program ODF, ini adalah salah satu bentuk keseriusan desa dalam mewujudkan lima pilar perubahan perilaku hidup sehat terhadap masyarakat.

Meskipun belum seluruhnya kelima pilar itu berhasil tercapai, namun Kades, optimis secara bertahap kelima pilar yang menjadi indikator perubahan terhadap perilaku masyarakat menjadi hidup sehat itu bisa tercapai.

Lima pilar hidup sehat, itu ada berhenti BAB sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga. Untuk tahap, ini Pemdes Tanjung Harapan sudah tuntaskan persoalan BAB sembarangan.

"Target selanjutnya kita akan tuntaskan empat pilar lainnya yang saat ini belum tertuntaskan. Dan Insya Allah dengan dukungan penuh dari jajaran pemerintah di desa, masyarakat dan Puskesmas kita bisa capai dan tuntaskan PR yang belum tertuntaskan itu," pungkasnya.

BACA JUGA:Ada Bansos Tidak Tepat Sasaran? Ternyata Masyarakat Bisa Laporkan dan Langsung Dicoret

Terpisah Kepala Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen, SKM, memberikan apresiasi kepada pemerintah Desa Tanjung Harapan dan masyarakat atas kegigihannya dalam mewujudkan ODF. Dimana ODF, ini kata Harmen, adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah Desa Tanjung Harapan dalam mensejahterakan dan mengangkat derajat kesehatan masyarakatnya.

"Dengan terverifikasinya Desa Tanjung Harapan, ini maka jumlah desa di wilayah kita yang dinyatakan lolos pada program ODF bertambah. Sekarang tinggal tiga desa lagi yang menjadi target kita. Yakni Desa Pondok Bakil, Desa Pagardin dan Desa Tanjung Dalam," ungkap Harmen.

Harmen mengharapkan, secara bertahap seluruh desa di wilayah kerjanya bisa lolos program ODF atau bebas dari BAB sembarangan. Dan Harmen, optimis harapan itu bisa terwujud melalui peran serat tim di lingkungan Puskesmas, desa dan masyarakat.

"Dengan bertambahnya jumlah desa di wilayah kita yang lolos ODF.  Maka semakin besar pula peluang atau kesempatan kita untuk mendeklarasikan kecamatan sehat. Dan kita berharap secara bertahap, ketiga desa yang saat ini belum dinyatakan lolos ODF segera menyusul," demikian Harmen.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: