Perkuat Pemadaman Api, Mukomuko Targetkan Satu Damkar Satu Tahun

Perkuat Pemadaman Api, Mukomuko Targetkan Satu Damkar Satu Tahun

Kepala Dinas Damkar Mukomuko, Juni Kurnia Diana, SAP-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MUKOMUKO mulai memprogramkan penambahan armada pemadam kebakaran (damkar) secara bertahap.

Targetnya, setiap tahun minimal satu unit mobil damkar baru dapat direalisasikan untuk memperkuat armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).

Program tersebut sangat penting mengingat luas wilayah Kabupaten Mukomuko dan tingginya risiko kebakaran, sementara jumlah armada yang tersedia hingga kini masih terbatas.

Kondisi itu kerap menjadi kendala petugas ketika harus bergerak cepat menangani kebakaran di sejumlah wilayah.

BACA JUGA:Antisipasi Karhutla, Batalyon TP 847/VS BU Siagakan Personel dan Mobil Damkar

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Mukomuko, Juni Kurnia Diana, SAP mengatakan, pada tahun anggaran 2026 pihaknya telah mendapat dukungan anggaran sekitar Rp1,6 miliar untuk pengadaan satu unit mobil damkar.

Namun, anggaran tersebut belum mencukupi apabila kendaraan yang diinginkan merupakan mobil damkar dengan kapasitas angkutan air besar.

Untuk satu unit armada dengan kapasitas tangki air yang lebih besar, kebutuhan anggarannya diperkirakan mencapai sekitar Rp2,2 miliar.

"Program kita setiap tahun satu mobil damkar. Tahun ini sudah disiapkan sekitar Rp1,6 miliar, tetapi kalau untuk mobil dengan kapasitas air besar kebutuhannya sekitar Rp2,2 miliar," ujar Juni.

Menurutnya, penambahan armada tidak sekadar untuk memperbanyak kendaraan, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kecepatan dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat saat terjadi kebakaran.

BACA JUGA:Personel Terbatas, Damkar Siapkan Solusi Bentuk Relawan Setiap Desa di Padang Jaya

Dalam penanganan kebakaran, kecepatan menjadi faktor penting. Semakin cepat petugas tiba di lokasi dengan dukungan armada dan pasokan air yang memadai, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum meluas dan menghanguskan lebih banyak bangunan maupun harta benda masyarakat.

Selama ini, keterbatasan armada masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Damkar Mukomuko. Ketika terjadi kebakaran, petugas harus bekerja dengan kendaraan yang tersedia, sementara kebutuhan penanganan di lapangan terkadang membutuhkan dukungan armada dan kapasitas air yang lebih besar.

"Selama ini pemadaman memang belum bisa maksimal karena ketersediaan mobil damkar kita masih sangat terbatas," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: