ODGJ Resahkan Warga Mekar Mulya, Dinsos Diminta Bertindak Cepat

ODGJ Resahkan Warga Mekar Mulya, Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Terlihat ODGJ saat berada di teras warung atau toko milik warga Desa Mekar Mulya-Radar Utara / Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Penarik, kembali menuai keluhan warga.

Meski yang bersangkutan belum menunjukkan perilaku agresif, kehadirannya dinilai telah mengganggu kenyamanan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sejumlah warga mengaku resah karena ODGJ tersebut kerap berada di sekitar warung dan toko milik warga.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat yang hendak berbelanja memilih membatalkan niatnya dan berbalik arah. Dampaknya, pelaku usaha kecil di desa itu merasakan penurunan pembeli.

BACA JUGA:Camat Targetkan Lansia, Disabilitas dan ODGJ Miliki KTP Agar Bisa Terima Bansos

“Sudah cukup lama kejadiannya seperti ini. Dia sering duduk atau nongkrong di warung, jadi pembeli takut mampir. Kami jadi serba tidak nyaman,” ujar Devi, salah seorang warga setempat.

Menurutnya, keresahan warga bukan tanpa alasan. Selain mengganggu kenyamanan, situasi ini juga berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas jika tidak segera ditangani secara tepat dan manusiawi.

Warga juga mengaku tidak bermaksud mengucilkan atau mendiskriminasi ODGJ tersebut.

Namun, mereka berharap ada langkah konkret dari instansi terkait khususnya Dinas Sosial, untuk memberikan penanganan yang layak dan profesional.

BACA JUGA:Gerak Cepat, ODGJ Asal Pauh Terenja Langsung Dirujuk ke RSJ Bengkulu

“Kami berharap ada perhatian serius. Kasihan juga kalau dibiarkan, tapi kami juga butuh rasa aman dan nyaman,” tambah Devi.

Hingga saat ini, warga menilai belum ada tindakan nyata yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk menangani persoalan tersebut.

Padahal, keberadaan ODGJ yang dibiarkan tanpa pendampingan berisiko memperburuk kondisi yang bersangkutan sekaligus menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

"Dinas Sosial diharapkan dapat segera turun tangan, melakukan asesmen, serta berkoordinasi dengan pihak kesehatan guna memberikan penanganan yang tepat," harapnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: