Pengawasan Program MBG Diperketat, SPPG Akan Diuji Langsung di Lapangan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma--
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko memastikan akan memperketat pengawasan terhadap bahan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah konkret yang segera dilakukan adalah pemeriksaan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan.
Langkah ini difokuskan untuk memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan benar-benar aman dikonsumsi serta tidak mengandung residu berbahaya. Pengawasan tersebut dinilai krusial mengingat program MBG menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak dan pelajar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menegaskan bahwa pengujian tidak hanya sebatas pada ketersediaan bahan, tetapi juga menyasar aspek keamanan pangan secara menyeluruh. Setiap bahan yang digunakan akan melalui proses verifikasi untuk memastikan tidak mengandung zat berbahaya, seperti residu pestisida berlebih maupun bahan kimia lainnya.
"Pengawasan langsung di lapangan menjadi langkah kami untuk meminimalkan potensi risiko kesehatan. Dengan sistem kontrol yang lebih ketat, seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari distribusi hingga pengolahan, akan berada dalam pemantauan," katanya.
BACA JUGA:Patuhi Surat Edaran BGN, MBG Didistribusikan 5 Hari dalam Sepekan
Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan instansi terkait guna memperkuat sistem pengawasan terpadu. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar standar keamanan pangan dalam program MBG tetap terjaga dan berjalan sesuai ketentuan.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk pencegahan dini terhadap kemungkinan munculnya dampak negatif akibat konsumsi bahan pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Dinas Ketahanan Pangan menegaskan, pengawasan tidak akan bersifat insidental, melainkan dilakukan secara berkala.
"Dengan pola monitoring rutin tersebut, seluruh SPPG di Kabupaten Mukomuko diharapkan mampu menjaga konsistensi kualitas bahan pangan serta menjalankan program MBG sesuai standar yang telah ditetapkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: