Penanganan ODGJ Terlantar Harus Dilakukan Secara Tepat

Selasa 13-10-2026,09:30 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Dlam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terutama yang terlantar, harus dilakukan secara tepat dan mengedepankan rasa humanis.

Demikian ditegaskan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si saat memimpir Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan ODGJ terlantar di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, Senin 12 Oktober 2026.

Menurut Khairil, upaya penanganan ODGJ terlantar agar mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan sosial, yang tentu saja sesuai dengan kebutuhannya. 

"Ini penting mengingat Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) memiliki fungsi utama dalam pelayanan kesehatan jiwa, termasuk perawatan dan rehabilitasi pasien," ungkap Khairil.

BACA JUGA:Dinsos Mukomuko Siap Fasilitasi ODGJ Berobat ke RSJ Bengkulu

Disamping itu, lanjut Khairil, penanganan lanjutan bagi ODGJ terlantar, juga memerlukan koordinasi dengan pihak terkait dan ini juga harus diperkuat kolaborasinya.

"Dengan demikian solusi yang tepat agar ODGJ terlantar dapat memperoleh perawatan maksimal, serta penanganan yang diberikan juga harus sesuai dengan kondisi masing-masing," kata Khairil.

Sementara itu, Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dr. Herry Permana menyampaikan, penanganan ODGJ terlantar membutuhkan kepedulian bersama, agar mereka tetap mendapatkan pelayanan dan perlakuan yang layak.

“Kami di RSKJ harus membantu masyarakat. Kita harus memanusiakan manusia dengan sebaik-baiknya,” tegas Herry.

BACA JUGA:Dinsos Mukomuko Pulangkan ODGJ Pendatang, Fokus Obati Warga Lokal

Lebih lanjut Herry mengemukakan, diharapkan setelah rakor ini terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait, dalam menentukan langkah penanganan ODGJ terlantar.

"Baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun dukungan sosial, sehingga mereka dapat memperoleh penanganan yang layak dan manusiawi," demikian Herry. 

Kategori :