Mobil Macet Usai Isi Pertalite, Desak Pertamina Bertanggungjawab

Senin 05-10-2026,07:00 WIB
Reporter : Sigit Haryanto
Editor : Ependi Harian

Menurut Efri, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele. 

BACA JUGA:Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Blokir 966 Nopol Kendaraan di Bengkulu

Sebab, jika benar gangguan kendaraan berkaitan dengan kualitas BBM, masyarakat dan pelaku usaha menjadi pihak yang paling dirugikan.

Bagi pengusaha travel, kendaraan merupakan aset utama yang setiap hari digunakan untuk mengangkut penumpang. 

Ketika kendaraan mendadak mengalami kerusakan, kerugian yang muncul bukan hanya biaya perbaikan.

Tetapi juga terhentinya operasional dan terganggunya pelayanan kepada pelanggan.

“Kami sangat dirugikan. Mobil adalah alat utama untuk mencari nafkah. 

BACA JUGA:Suplai Lancar, BBM di Putri Hijau-MSS Dipastikan Aman

Kalau tiba-tiba macet setelah mengisi BBM, kami harus mengeluarkan biaya perbaikan dan kendaraan tidak bisa jalan,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, para pengusaha travel maupun pemilik kendaraan yang merasa terdampak, meminta Pertamina bertanggungjawab.

Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya keterkaitan antara gangguan kendaraan dengan kualitas BBM yang dibeli dari SPBU.

Mereka berharap penyelesaian persoalan tidak berhenti pada pemeriksaan semata, tetapi juga ada bentuk tanggung jawab terhadap kerugian yang dialami pemilik kendaraan.

“Kami berharap ada tanggung jawab. Kalau memang nanti hasil pemeriksaan membuktikan kendaraan terdampak karena BBM, tentu kerugian kami juga harus diperhatikan,” kata Efri.

BACA JUGA:BBM Dipastikan Tersedia, Penyaluran Berjalan Normal

Efri meminta Pertamina tidak sekadar menunggu keluhan masyarakat, tetapi segera melakukan pengecekan terhadap kualitas Pertalite di lapangan. 

Ia juga mendorong agar sampel BBM dari SPBU yang dikeluhkan diperiksa melalui pengujian laboratorium sehingga persoalan tersebut dapat diketahui secara terang.

Kategori :