Disdikbud Mukomuko Tekankan Guru Tetap Produktif Selama Libur Sekolah

Senin 22-06-2026,07:45 WIB
Reporter : Wahyudi
Editor : Ependi Harian

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Selama libur panjang sekolah tidak boleh dimaknai sebagai jeda total dari proses pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko mengingatkan seluruh tenaga pendidik untuk tetap produktif dengan memanfaatkan waktu libur secara maksimal demi peningkatan kualitas pembelajaran.

Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, MM, menegaskan bahwa meskipun kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara, para guru tetap memiliki tanggung jawab profesional untuk melakukan evaluasi serta persiapan pembelajaran ke depan.

“Libur sekolah ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh para guru. Ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi materi yang telah disampaikan, sekaligus menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif saat siswa kembali masuk sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan guru dalam merancang materi ajar akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang diterima siswa. Oleh karena itu, momen libur panjang harus dioptimalkan sebagai ruang refleksi dan peningkatan kapasitas mengajar.

Tidak hanya kepada guru, Disdikbud juga memberikan perhatian serius kepada para siswa. Arni mengimbau agar anak-anak tetap mengisi waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendukung perkembangan diri.

“Anak-anak jangan sampai meninggalkan kebiasaan belajar. Isi waktu dengan kegiatan positif seperti membaca, mengaji, serta membantu orang tua di rumah. Libur bukan berarti bebas tanpa arah, tetapi tetap harus ada nilai pembelajaran di dalamnya,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak selama masa libur. Sinergi antara orang tua dan guru dinilai menjadi kunci dalam menjaga ritme belajar anak, meskipun berada di luar lingkungan sekolah.

Dengan adanya komitmen bersama ini, ia pun berharap kualitas pendidikan di daerah tetap terjaga dan bahkan meningkat.

"Libur sekolah pun diharapkan tidak menjadi celah penurunan semangat belajar, melainkan menjadi ruang produktif untuk tumbuh dan berkembang, baik bagi guru maupun siswa," pungkasnya.

Kategori :