Senyap Tapi Pasti, Disdikbud Mukomuko Dapat Tambahan Dana Revitalisasi Lebih Rp30 Miliar
Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, MM,-Radar Utara / Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Tanpa banyak gembar-gembor, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko kembali menorehkan capaian strategis.
Secara senyap namun pasti, instansi ini berhasil mengamankan tambahan dana revitalisasi pendidikan dari pemerintah pusat dengan nilai lebih dari Rp30 miliar untuk tahun anggaran 2026.
Kucuran anggaran jumbo ini difokuskan untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, terutama melalui pembangunan dan perbaikan ruang kegiatan belajar di sejumlah sekolah.
Program ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Mukomuko.
Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, MM, ketika dikonfirmasi, Kamis 2 Juli 2026, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras, sinergi, dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat.
Bahkan, sebagai tindak lanjut, pihaknya dijadwalkan akan menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta pada 18 Juli 2026 mendatang.
“Ini adalah bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah kita. Dana ini akan kita manfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya melalui revitalisasi fasilitas sekolah,” tegas Arni.
Sebanyak 10 sekolah dasar menjadi sasaran utama program revitalisasi ini, dengan alokasi anggaran berkisar Rp3 miliar per sekolah.
Bantuan tersebut diharapkan mampu mengubah kondisi fisik sekolah menjadi lebih representatif serta menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif.
Sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar penerima di antaranya SD Negeri 01 Sungai Rumbai, SD Negeri 09 Teramang Jaya, SD Negeri 07 XIV Koto, SD Negeri 08 Air Rami, SD Negeri 06 Kota Mukomuko, SD Negeri 02 Teras Terunjam, SD Negeri 07 Kota Mukomuko, SD Negeri 05 Lubuk Pinang, SD Negeri 09 Air Rami, dan SD Negeri 06 Air Manjunto.
Tak hanya menyasar tingkat sekolah dasar, perhatian pemerintah juga menjangkau jenjang pendidikan menengah.
Dua sekolah menengah pertama, yakni SMP 37 dan SMP 44, dipastikan turut menerima tambahan anggaran melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
Lebih jauh, jelas Arni, tahun ini juga ada empat satuan pendidikan sudah masuk dalam daftar penerima dana revitalisasi.
Masing-masing adalah SMP Negeri 22 Pondok Suguh dengan alokasi Rp1,3 miliar, SD Negeri 5 Pondok Suguh sebesar Rp2,1 miliar, SD Negeri 1 Teramang Jaya sebesar Rp1,9 miliar, serta TK Negeri Pembina Lubuk Pinang yang memperoleh Rp497 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: