3 Hari Dicari, Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu 08-04-2026,08:15 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Setelah memasuki tiga hari pencarian, nelayan asal Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu, Syafril alias Ujang Kidik (63) yang sempat dinyatakan hilang setelah kapalnya karam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban (Ujang Kidik, red) ditemukan di area Lentera Merah kawasan Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, sekitar pukul 17.10 WIB, Selasa 7 April 2026.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu, Muslikun Sodik dikonfirmasi, membenarkan telah ditemukannya korban.

"Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban ditemukan Tim SAR Gabungan yang melakukan operasi pencarian, dan hari ini merupakan hari ketiga," ungkap Muslikun.

BACA JUGA:Kapal Karam, Seorang Nelayan Menghilang

Menurut Muslikun, korban ditemukan di kawasan Lentera Merah, tepatnya pada kordinat 3°53'58.02"S 102°17'8.56"T dan langsung di bawah ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR atau pencairan kita nyatakan Selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seiring dengan itu seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," tandas Muslikun.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa karamnya kapal itu terjadi pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 16.20 WIB di wilayah Pasir Putih kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Peristiwa itu berawal ketika korban dan rekannya Berry (43) pergi melaut. Waktu itu cuaca buruk berupa hujan disertai badai melanda, serta gelombang pasang menghantam kapal yang digunakan keduanya.

BACA JUGA:Air Rami, Bantal dan Pasar Sebelah Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Pasca karam dihantam gelombang pasang, Berry dinyatakan selamat setelah berhasil berenang menuju tepian pantai. Sedangkan korban menghilang, sehingga dilakukan pencarian.

Kategori :