3. Gangguan pada Gigi dan Kesehatan Mulut
Tak hanya berisiko bagi organ dalam tubuh, meminum soda juga berbahaya bagi kesehatan mulut dan gigi.
Soda mengandung asam yang bisa merusak enamel gigi. Ketika soda dikonsumsi bersamaan dengan makanan, keasaman dari soda akan berinteraksi dengan sisa-sisa makanan yang ada di mulut, memperburuk kerusakan pada gigi.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, risiko gigi berlubang, sensitivitas gigi, hingga penyakit gusi akan semakin meningkat.
4. Mengurangi Penyerapan Nutrisi
Makan sambil minum soda juga dapat memengaruhi penyerapan nutrisi penting dalam tubuh.
Beberapa studi menunjukkan bahwa soda dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi penting, seperti kalsium dan magnesium.
Kalsium yang tidak diserap dengan baik bisa memengaruhi kesehatan tulang dalam jangka panjang, meningkatkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis.
5. Dehidrasi
Meskipun soda terasa menyegarkan, minuman manis ini justru bisa menyebabkan dehidrasi pada tubuh.
Soda mengandung kafein, yang bersifat diuretik dan dapat meningkatkan produksi urin, sehingga tubuh kehilangan banyak cairan.
Hal ini bisa memperburuk dehidrasi, terutama jika kamu mengganti air putih dengan soda dalam pola makan sehari-hari.
Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, pusing, dan gangguan pada kulit.
6. Kebiasaan yang Sulit Dihentikan
Kebiasaan makan sambil minum soda juga dapat membuatmu ketagihan, terutama karena kandungan gula dan kafein dalam soda yang bisa merangsang otak untuk melepaskan hormon dopamin, yang membuatmu merasa senang dan puas.
Namun, efek ini bersifat sementara dan bisa menyebabkan kecanduan, sehingga kebiasaan ini semakin sulit dihentikan.