Inovasi Daerah Ramai Digulirkan, Hasilnya Dipertanyakan

Inovasi Daerah Ramai Digulirkan, Hasilnya Dipertanyakan

Direktur Rumus Institute, Rusman Aswardi, SP-Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Gencarnya pemerintah daerah mencetuskan berbagai program inovasi semestinya berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Namun, jika inovasi hanya berhenti pada gagasan dan peluncuran program tanpa hasil nyata, keberadaannya patut dipertanyakan.

Direktur Rumus Institute, Rusman Aswardi, SP, menyoroti pentingnya evaluasi terhadap berbagai inovasi yang digulirkan pemerintah daerah.

Menurutnya, inovasi bukan sekadar membuat program baru atau menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus bekerja. Lebih dari itu, setiap inovasi harus memiliki tujuan yang jelas, terukur, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Ia menilai, inovasi yang baik bukanlah inovasi yang hanya ramai diperbincangkan ketika diluncurkan, tetapi program yang hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

"Jangan sampai pemerintah daerah sibuk mencetuskan berbagai inovasi, tetapi hasilnya tidak jelas. Masyarakat tentu ingin tahu, apa tujuan program tersebut dan manfaat apa yang bisa mereka rasakan," katanya.

Menurutnya, pertanyaan masyarakat sangat beralasan. Sebab, di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan, setiap kebijakan dan program pemerintah semestinya disusun berdasarkan kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah.

Apalagi, kondisi fiskal Kabupaten Mukomuko masih menjadi tantangan. Postur anggaran tahun 2027 pun perlu mendapat perhatian serius agar setiap program yang direncanakan benar-benar memiliki prioritas dan manfaat yang jelas.

Dalam situasi seperti ini, pemerintah daerah dituntut lebih cermat menentukan arah kebijakan.

Jangan sampai energi dan sumber daya habis untuk melahirkan berbagai inovasi, sementara persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat belum mendapatkan penyelesaian optimal.

Rusman menegaskan, inovasi tetap penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Namun, inovasi tidak boleh sekadar menjadi simbol kreativitas birokrasi tanpa ukuran keberhasilan yang bisa dipertanggungjawakatanya. 

"Setiap inovasi seharusnya memiliki indikator yang jelas, mulai dari tujuan, sasaran penerima manfaat, kebutuhan anggaran, hingga hasil yang ingin dicapai," jelasnya. 

Dengan begitu, sambung Rusman, masyarakat dapat menilai apakah program tersebut benar-benar berhasil atau justru hanya menjadi kegiatan tanpa dampak berarti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: