Kejahatan 3C, Polda Bengkulu dan Jajaran Terima 324 Laporan
Press release Polda Bengkulu-Radar Utara/ Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor), tampaknya masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu.
Tercatat, sebanyak 324 laporan polisi masuk selama periode tertentu ke Polda Bengkulu dan jajaran, dimana tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) mendominasi.
Dari total 324 laporan, tindak pidana Curat mencapai 249 laporan polisi, namun baru 78 laporan yang berhasil diselesaikan.
Sisanya, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) tercatat sebanyak 45 laporan dengan penyelesaian 12 laporan. Sementara pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) sebanyak 30 laporan, dan baru 6 laporan terselesaikan.
Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid menyatakan komitmennya, untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Kita bersama polres jajaran, terus melakukan upaya preemtif, preventif dan represif dalam upaya menekan tindak kejahatan," ungkap Yudhi dalam konferensi pers di Mapolda Bengkulu, Selasa 2 Juni 2026.
Menurut Yudhi, langkah-langkah yang diambil meliputi pemetaan jam rawan, peningkatan kegiatan imbauan kamtibmas, penguatan peran Bhabinkamtibmas, hingga penindakan tegas dan terukur terhadap pelaku tindak pidana.
"Kita tidak bakal memberikan ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya pelaku 3C dan geng motor yang meresahkan masyarakat," tegas Kapolda.
Dilanjutkan Kapolda, dalam kesempatan ini pihaknya mengimbau masyarakat, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan rumah dan kendaraan dalam keadaan terkunci dengan baik.
"Serta tidak menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku. Masyarakat juga diminta aktif membangun sistem keamanan lingkungan," imbau Yudhi.
Lebih lanjut Kapolda menyampaikan, jika ada tindak kejahatan, masyarakat dapat segera melaporkan ke Call Center Polri 110. Ini bentuk sinergi antara masyarakat dan kepolisian.
"Disamping itu kita juga berharap pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan media dapat terus bersinergi dengan kepolisian. Karena sinergi itu jadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tutup Kapolda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: