Pasca Longsor, Pemdes Lebong Tandai Bergerak Cepat Pulihkan Jalur Rel Molek
Gotong royong evakuasi molek yang terjun ke jurang diterjang longsor-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Tahapan perbaikan jalur rel transportasi molek di Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih mulai dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Proses pemulihan diawali dengan evakuasi gerbong molek yang sebelumnya sempat terjun dan terguling ke tebing akibat bencana longsor yang melanda jalur rel tersebut.
Selanjutnya, proses perbaikan dan pemulihan rel transportasi molek di titik terdampak longsor akan dilakukan secara bertahap melalui sistem padat karya yang melibatkan masyarakat setempat.
Langkah ini dilakukan agar akses transportasi masyarakat menuju Desa Lebong Tandai dapat kembali normal secepat mungkin.
Kepada Radar Utara, Plt Camat Napal Putih, Budi Syahroni mengungkapkan, saat ini pemerintah desa telah mulai mengkoordinir tahapan penanganan dan perbaikan rel molek yang terdampak longsor.
BACA JUGA:Pulihkan Jalur Molek dan Bantu Warga Terdampak, Pemprov dan Pemkab Kucurkan Bantuan
“Untuk tahap awal, penanganan difokuskan pada proses evakuasi gerbong molek yang sempat terguling dari atas tebing akibat longsor. Setelah itu baru dilakukan tahapan pemulihan jalur rel secara bertahap,” ujar Camat.
Diakui Camat, proses pemulihan rel molek nantinya akan dikerjakan langsung oleh pemerintah desa bersama masyarakat melalui pola padat karya dengan memanfaatkan bantuan anggaran yang sebelumnya telah diterima desa dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Menurut Camat, dalam proses pemulihan tersebut pemerintah desa juga merencanakan pemindahan titik lintasan rel ke lokasi baru yang dinilai lebih aman dari ancaman longsor.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
“Rencananya jalur rel akan dipindahkan ke titik yang lebih aman. Memang prosesnya tentu membutuhkan waktu, namun kami optimis dengan semangat gotong royong masyarakat dan dukungan semua pihak, proses pemulihan ini dapat diselesaikan secepat mungkin,” jelasnya.
BACA JUGA:BPBD dan Pemdes Lebong Tandai Kolaborasi Tangani Rel Molek, Harga Sembako Terdampak
Camat juga berharap kondisi cuaca di wilayah Lebong Tandai mendukung proses pengerjaan di lapangan.
Sebab, kondisi medan yang cukup ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam upaya percepatan pemulihan akses transportasi molek yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat desa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: