2 Ekor Gajah Ditemukan Mati, BKSDA Bengkulu-Lampung Turunkan Tim
Bangkai 2 ekor Gajah yang ditemukan mati-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Dua ekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan dalam kondisi mati, di kawasan Hutan Produksi (HP) Air Teramang Kabupaten Mukomuko.
Saat ini kematian dua ekor Gajah yang terdiri dari induk dan anaknya tersebut, sudah diketahui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung dan tim pun langsung diturunkan guna melakukan identifikasi dan nekropsi.
Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari dikonfirmasi tak menampikkan temuan dua ekor Gajah dalam kondisi mati tersebut.
"Kedua ekor Gajah yang ditemukan dalam kondisi mati tersebut, pertama kali terlihat warga kemarin (Rabu, red). Kemudian temuan itu dilaporkan warga kepada petugas di lapangan," ungkap Said dikonfirmasi via ponsel, Kamis 30 April 2026.
Menurut Said, setelah menerima laporan, petugas di lapangan melapor pada BKSDA dan pihaknya langsung menurunkan tim untuk menuju lokasi yang berada dalam kawasan HP Air Teramang.
"Tim yang kita turunkan, juga melibatkan dokter hewan guna melakukan identifikasi serta nekropsi guna memastikan penyebab kematian dua ekor Gajah yang terdiri dari induk dan anaknya," kata Said.
Hanya saja, lanjut Said, untuk sementara ini pihaknya belum bisa menidentifikasi jenis kelamin anak Gajah tersebut. Kalau umurnya diperkirakan belum sampai setahun.
"Terkait penyebab kematian, kita juga masih menunggu setelah dilakukannya nekropsi. Termasuk untuk memastikan sudah berapa lama kedua ekor Gajah tersebut mati," ujar Said.
Lebih lanjut Said menyampaikan, untuk sementara ini sebelum dilakukan identifikasi dan nekropsi, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian dua ekor Gajah tersebut.
"Sehingga kita tunggu saja tim tiba di lokasi, yang posisinya cukup jauh. Setiba di lokasi nanti pasti tim langsung melakukan identifikasi dan nekropsi," demikian Said.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: