Lepas JCH Bengkulu, Khairil: Jaga Kesehatan dan Tetap Jaga Nama Baik Daerah

Lepas JCH Bengkulu, Khairil: Jaga Kesehatan dan Tetap Jaga Nama Baik Daerah

Pelepasah JCH-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sejak beberapa hari terakhir, melakukan pelepasan Jema'ah Calon Haji (JCH) menuju Kota Suci Mekkah.

Para JCH yang diberangkatkan tersebut, dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriyah / 2026 Masehi.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar M.Si mengingatkan, agar para jemaah untuk memprioritaskan kondisi fisik, dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci

"Kesehatan merupakan modal utama untuk meraih haji yang mabrur," ujar Khairil.

BACA JUGA:Lepas 29 CJH, Bupati Bengkulu Utara Minta Jaga Kesehatan

Maka dari itu, lanjut Khairil, tetap jaga kesehatan tubuh, dan senantiasa jaga nama baik Provinsi Bengkulu selama berada di Tanah Suci. 

"Apalagi kondisi cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Bengkulu. Pastikan istirahat teratur, dan jangan memaksakan diri saat melaksanakan ibadah sunah jika kondisi tubuh tidak memungkinkan,” kata Khairil.

Menurut Khairil, para jemaah dapat menjadi duta yang baik bagi daerah. Sehingga setiap perilaku jemaah harus tetap mencerminkan masyarakat Bengkulu secara keseluruhan. 

“Jaga sopan santun, patuhi aturan petugas, serta utamakan kerukunan dengan jema'ah lain dari berbagai daerah maupun negara. Buktikan masyarakat kita merupakan insan yang religius, disiplin dan penuh rasa hormat,” imbau Khairil.

BACA JUGA:Senin Depan, Enam CJH Mukomuko Diberangkatkan ke Bengkulu

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, H. Intihan menyampaikan, seluruh proses persiapan keberangkatan, telah dilakukan secara maksimal. 

"Mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, vaksinasi meningitis, hingga pelatihan manasik haji yang difokuskan pada layanan khusus bagi kelompok rentan," ungkap Intihan.

Lebih lanjut Intihan mengemukakan, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Pihaknya juga memastikan pelayanan bagi jemaah, khususnya lansia, disabilitas, dan perempuan, berjalan maksimal.

"Para petugas haji daerah telah kami bekali dengan pengetahuan mengenai pendampingan dan penanganan darurat medis,” demikian Intihan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: