Miris! Puluhan Masyarakat Berjatuhan Jadi Korban Kecelakaan Akibat Kerusakan Jalan di Gunung Payung

Miris! Puluhan Masyarakat Berjatuhan Jadi Korban Kecelakaan Akibat Kerusakan Jalan di Gunung Payung

Sigit/RU.ID- Lagi-lagi jalan di Desa Gunung Payung Memakan korban--

RADARUTARA.ID- Situasi memprihatinkan dialami pengguna jalan penghubung tiga kecamatan di Desa Gunung Payung, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara.

Hampir satu bulan terakhir, ini tidak sedikit jumlah masyarakat atau pengguna jalan yang berjatuhan dan harus berdarah-darah akibat kerusakan akses jalan yang menghubungkan antara Desa Gunung Payung dengan Desa Sumber Mulya itu.

Terakhir, tepatnya pada hari Minggu (15/10), kemarin. Sejumlah insiden kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas jalan Desa Gunung Payung ini hingga mengakibatkan korbannya harus mengalami luka berat. Praktis, kondisi ini lagi-lagi sangat disayangkan oleh masyarakat dan pemerintah Desa Gunung Payung.

"Sudah tidak terhitung lagi masyarakat atau pengguna jalan yang jatuh akibat kerusakan jalan di desa kita ini," ungkap Kades Gunung Payung, Mimbar Situmorang, SIP.

BACA JUGA:Beda dengan yang Lain, Air Terjun Curug 9 Bengkulu Satu-satunya Wisata Alam yang Asri dan Tak Terlupakan

Diakui Kades, tingginya angka kecelakaan tunggal di wilayah desanya, itu diakibatkan kondisi jalan yang rusak parah. Dipastikan 800 meter dari total volume panjang jalan di desanya yang terhubung dengan Desa Sumber Mulya, itu kondisinya berupa batu-batuan, tanah dan koral.

"Hujan susah, kemarau seperti ini ternyata juga tambah susah. Sebagian besar kecelakaan terjadi saat pengendara sedang menanjak dan turun. Karena di tanjakan dan turunan, itu cuma ada koral, batu-batu besar dan tanah," bebernya.

Sejauh, ini Kades, mengaku, bahwa upaya gotong royong dan perawatan ringan oleh masyarakat serta pemerintah desa dibantu perusahaan sudah sering dilakukan. Tapi menurut Kades, langkah perawatan seadaanya yang rutin dilaksanakan oleh desa itu bukan solusi yang tepat.

"Sudah sering kita usulkan. Bahkan terakhir di APBD murni sampai APBD Perubahan TA 2023 sempat dijanjikan akan dibangun. Tapi nyatanya semua itu tidak ada yang terealisasi," tandasnya.

BACA JUGA:Per 24 Oktober 2023 Aplikasi WhatsApp Bakal Dihapus, Khusus Pengguna Ponsel Versi ini Tak Perlu Khawatir

Kades berharap, pada pembahasan APBD 2024 mendatang. Kerusakan akses jalan di desanya, itu bisa menjadi skala prioritas untuk dianggarkan oleh Pemkab Bengkulu Utara.

Karena Kades menilai, kerusakan akses jalan desanya yang setiap hari dilalui oleh masyarakat di Kecamatan Pinang Raya, Napal Putih, Ulok Kupai bahkan Ketahun itu bersifat mendesak.

"Ini kita dijanjikan lagi di APBD TA 2024. Mudah-mudahan tidak meleset lagi," demikian Kades.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: