200 Unit Bedah Rumah Segera Cair, Mukomuko Bidik Tambahan 300 Unit Lagi

200 Unit Bedah Rumah Segera Cair, Mukomuko Bidik Tambahan 300 Unit Lagi

Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, MSi-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Program bedah rumah di Kabupaten Mukomuko hampir final. Dari total 200 unit yang ditargetkan tahun ini, sebanyak 132 unit rumah telah rampung diverifikasi dan kini hanya menunggu proses pencairan dana. Sementara itu, 68 unit lainnya sudah diusulkan ke pemerintah pusat dan tinggal menanti terbitnya surat keputusan (SK) sebagai dasar untuk melanjutkan proses pencairan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mukomuko, Suryanto, MSi menegaskan bahwa tahapan administrasi menjadi kunci percepatan realisasi program tersebut. Ia memastikan, untuk 132 unit yang telah lolos verifikasi, tidak ada lagi kendala berarti selain menunggu mekanisme pencairan anggaran dari pusat.

“Untuk yang 132 unit sudah clear secara administrasi. Tinggal menunggu pencairan saja. Sedangkan 68 unit lagi sudah kita usulkan ke pusat, sekarang masih menunggu SK. Setelah SK keluar, baru kita lanjutkan ke proses pencairan,” tegasnya.

Program bedah rumah ini menyasar masyarakat miskin yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota Mukomuko, Teras Terunjam, dan Air Manjunto. Pihaknya memastikan jumlah penerima tetap sebanyak 200 unit sesuai kuota yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:Bedah 200 Rumah di Mukomuko Masuk Tahap Penentuan Penyedia Material

Di tengah proses berjalan, Pemkab Mukomuko tidak berhenti pada target awal. Upaya penambahan kuota terus didorong. Pada Rabu, 6 Mei 2026, Dinas Perkim Mukomuko dijadwalkan mengikuti rapat koordinasi di Bengkulu Tengah guna menindaklanjuti usulan program bedah rumah tahap kedua.

Dalam usulan tersebut, Mukomuko mengajukan tambahan sebanyak 300 unit rumah. Jika usulan ini disetujui oleh pemerintah pusat, maka total rumah yang akan mendapatkan program bedah rumah di daerah ini bisa mencapai 500 unit.

“Besok kita rapat di Bengkulu Tengah untuk membahas tahap kedua. Kita sudah usulkan 300 unit tambahan. Kalau ini disetujui, totalnya bisa mencapai 500 unit rumah yang dibedah,” ungkap Suryanto.

Langkah yang ia lakukan ini sebagai upaya konkret dalam menekan angka rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program bedah rumah tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis hunian layak.

BACA JUGA:Bedah 200 Rumah di Mukomuko Masuk Tahap Penentuan Penyedia Material

"Meski demikian, kami tetap dihadapkan pada tantangan administratif dan proses birokrasi yang harus dilalui secara berjenjang. Mulai dari verifikasi data, pengusulan ke pusat, hingga penerbitan SK dan pencairan dana, seluruhnya menjadi rangkaian yang tidak bisa dipercepat tanpa kelengkapan dokumen," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: