Tak Ada Anggaran, Dukcapil Mukomuko Hentikan Layanan Keliling
Kepala Dinas Dukcapil Mukomuko, Epin Masyuardi, SP-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Realitas pelayanan publik kembali menampar wajah birokrasi daerah Mukomuko. Di tengah gencarnya jargon mendekatkan layanan ke masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mukomuko justru menghentikan pelayanan administrasi kependudukan keliling dengan alasan klasik yaitu tidak ada anggaran.
Akibatnya, warga dari wilayah Kecamatan Ipuh, Air Rami, dan daerah terpencil lainnya terpaksa menempuh perjalanan panjang ke ibu kota kabupaten hanya untuk mengurus dokumen dasar seperti KTP, KK, hingga akta. Jarak yang tidak dekat, biaya perjalanan yang tidak kecil, hingga risiko di jalan menjadi beban nyata yang harus ditanggung masyarakat.
Kepala Dinas Dukcapil Mukomuko, Epin Masyuardi, SP mengakui kondisi tersebut. Ia menyebut pihaknya juga merasa prihatin melihat warga yang harus datang dari jauh demi mendapatkan pelayanan adminduk.
“Kami sangat sedih melihat masyarakat dari Ipuh, Air Rami dan sekitarnya harus datang jauh ke Mukomuko. Belum lagi risiko di jalan, gangguan perjalanan, dan biaya yang harus mereka keluarkan,” ujarnya.
Namun, keprihatinan itu belum berbanding lurus dengan solusi konkret. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pelayanan keliling yang seharusnya menjadi ujung tombak kehadiran negara di daerah terpencil, justru terhenti total karena tidak tersedia anggaran operasional.
Ironisnya, di saat kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan terus meningkat, pemerintah daerah belum mampu menjamin layanan dasar tersebut tetap berjalan.
"Anggaran untuk pelayanan keliling baru akan diusulkan dalam APBD Perubahan 2026 nanti," jelasnya.
Dengan demikian, Epin pun meminta agar masyarakat di wilayah jauh harus bersabar. Jika mendesak butuh pelayanan, silahkan datang sendiri ke Mukomuko. Ia juga tidak menampik, situasi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prioritas anggaran daerah. Sebab ini masuk dalam pelayanan dasar masyarakat.
"Ya harapan kami usulan anggaran di APBD Perubahan nanti bisa diakomodir," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: