Bapperida Mukomuko Buka Peluang Riset, Dorong Masyarakat Akses Dana Global

Bapperida Mukomuko Buka Peluang Riset, Dorong Masyarakat Akses Dana Global

Kepala Bapperida Mukomuko, Singgih Pramono, MH-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) membuka peluang luas bagi masyarakat yang memiliki minat dalam kegiatan Riset dan Inovasi. Langkah ini menjadi dorongan agar masyarakat tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya pembangunan berbasis kajian ilmiah.

Kepala Bapperida Mukomuko, Singgih Pramono, MH menegaskan bahwa saat ini tersedia banyak sumber pendanaan dari lembaga donor yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai program riset. Pendanaan tersebut diarahkan pada isu-isu global, termasuk pembangunan hijau berkelanjutan atau green sustainability investment.

Menurutnya, peluang ini terbuka tidak hanya bagi kalangan akademisi, tetapi juga masyarakat umum, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan di daerah. Masyarakat didorong untuk berani mengajukan gagasan dan proposal kegiatan yang memiliki dampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Selama ini kritik sering disampaikan, tetapi belum semuanya diarahkan menjadi solusi konkret. Melalui riset dan inovasi, masyarakat bisa mengambil peran langsung dalam pembangunan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Bapperida tidak hanya berfungsi menyusun tahapan dan agenda perencanaan pembangunan daerah, tetapi juga berperan sebagai fasilitator kegiatan riset dan inovasi. Peran tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks.

Ia juga menegaskan bahwa lembaganya bukan perangkat daerah teknis yang menjalankan proyek fisik. Fokus utama justru pada penguatan ide, gagasan, dan dasar perencanaan pembangunan jangka panjang. Karena itu, Bapperida diarahkan menjadi ruang produktif yang menyerupai miniatur kampus atau laboratorium gagasan.

“Tempat ini harus menjadi pusat lahirnya ide-ide pembangunan yang berkelanjutan, bukan sekadar administrasi perencanaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Bapperida menyiapkan layanan clinic coaching yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan pendampingan, informasi, serta penguatan kapasitas dalam menyusun proposal riset dan inovasi.

Lebih jauh, ia menilai kemajuan Kabupaten Mukomuko ke depan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang gemar belajar dan berinovasi. Masyarakat yang aktif menggali ilmu pengetahuan akan menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.

“Daerah akan maju jika masyarakatnya terbiasa berpikir ilmiah, berani mencoba, dan tidak takut gagal,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: