Tiga KPM di Lubuk Sanai II Terima BLT Dana Desa 2026

Tiga KPM di Lubuk Sanai II Terima BLT Dana Desa 2026

Prosesi pembagian BLT DD Desa Lubuk Sanai II-Radar Utara / Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Pemerintah Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama tahun 2026.

Penyaluran tersebut menyasar tiga keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kategori kurang mampu.

Kepala Desa Lubuk Sanai II, Warisno, memastikan bantuan telah disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku ke rumah penerima masing-masing.

Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900 ribu untuk alokasi empat bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret 2026.

BACA JUGA:Tekan Angka Kemiskinan, Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD untuk 23 KPM

“Penyaluran BLT-DD tahap pertama ini diberikan kepada tiga KPM. Total yang diterima masing-masing sebesar Rp900 ribu untuk periode Januari sampai Maret,” ujar Warisno.

Ia menegaskan, penetapan penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan penyesuaian dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Jumlah penerima yang hanya tiga keluarga disebut sebagai hasil pendataan yang mengacu pada kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, BLT Dana Desa tetap difokuskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama yang terdampak kondisi ekonomi dan belum tersentuh bantuan sosial lainnya.

BACA JUGA:17 KPM Terima BLT-DD 2026, Pemdes Bandar Jaya Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

“Jumlah penerima memang terbatas karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa dan hasil pendataan. Yang diprioritaskan adalah warga yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Warisno juga mengingatkan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Ia berharap bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima.

"Penyaluran BLT Dana Desa menjadi salah satu program rutin pemerintah desa yang bersumber dari dana desa, dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat dan memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan di tingkat desa," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: