Dinkes Ingatkan Waspada Campak, Anak Wajib Imunisasi

Dinkes Ingatkan Waspada Campak, Anak Wajib Imunisasi

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak yang rentan menyerang anak-anak.

Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya potensi penularan penyakit tersebut di tengah masyarakat, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi, menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mencegah penyebaran campak.

Salah satu langkah utama yang harus dilakukan adalah memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal melalui fasilitas kesehatan maupun posyandu terdekat.

“Orang tua diminta aktif membawa anak ke faskes atau posyandu untuk imunisasi campak. Ini langkah paling efektif untuk mencegah penularan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat, terutama di lingkungan dengan cakupan imunisasi yang rendah. Gejala awal biasanya ditandai dengan demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam pada kulit.

Jika anak menunjukkan gejala tersebut, orang tua diminta tidak menunda untuk segera membawa ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan medis. Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

“Kalau sudah ada gejala, segera bawa berobat. Jangan tunggu parah karena campak bisa menimbulkan komplikasi,” ujarnya.

Selain imunisasi dan pengobatan dini, Dinas Kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak. Orang tua diminta memastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup, asupan gizi seimbang, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Dinkes menilai upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama, tidak hanya oleh tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan kesadaran masyarakat. Tanpa peran aktif orang tua, risiko penyebaran penyakit ini akan sulit ditekan.

"Dengan langkah pencegahan yang tepat, kami berharap kasus campak di Kabupaten Mukomuko dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: