Pegawai Naik Pangkat, Kinerja Harus Ikut Naik

Senin 14-09-2026,10:30 WIB
Reporter : Wahyudi
Editor : Ependi Harian

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Kenaikan pangkat maupun jabatan jangan hanya dimaknai sebagai peningkatan status seorang pegawai. Di balik penghargaan tersebut, terdapat tanggung jawab yang jauh lebih besar untuk meningkatkan kinerja, menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko, H. Widodo, SH.I, MAP, menegaskan, semakin tinggi pangkat dan jabatan yang diterima seseorang, maka semakin besar pula amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kenaikan pangkat semestinya menjadi momentum bagi setiap aparatur untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan. Penghargaan yang diterima harus dibalas dengan kerja yang lebih serius, profesional dan memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

“Jabatan itu amanah. Karena itu, ketika seseorang mendapatkan kenaikan pangkat atau jabatan, tanggung jawabnya juga semakin besar. Jangan sampai pangkat naik, tetapi kinerja justru tetap atau malah menurun,” tegas Widodo.

BACA JUGA:Refresh Tugas Pegawai, Kankemenhaj Mukomuko Targetkan Layanan Tanpa Celah

Ia mengatakan, nilai-nilai agama juga mengajarkan bahwa setiap amanah harus diberikan kepada orang yang mampu menjalankannya dan dilaksanakan secara adil. Prinsip tersebut, kata dia, sangat relevan diterapkan dalam kehidupan birokrasi dan pelayanan publik.

Widodo juga mengingatkan agar rasa syukur atas kenaikan pangkat tidak berhenti pada ucapan. Syukur harus diwujudkan melalui perubahan sikap dan peningkatan kualitas kerja.

“Bentuk syukur yang paling nyata adalah bekerja lebih baik. Kompetensi ditingkatkan, disiplin diperkuat, tanggung jawab dijalankan dan pelayanan kepada masyarakat harus semakin maksimal,” ujarnya.

Ia menilai, aparatur yang memperoleh kepercayaan melalui kenaikan pangkat maupun jabatan seharusnya mampu menjadi contoh bagi lingkungan kerjanya. Tidak hanya dari sisi kemampuan, tetapi juga dalam hal kedisiplinan, kejujuran dan integritas.

Sebab, jabatan bukan sekadar posisi yang memberikan kewenangan. Di dalamnya terdapat tuntutan untuk menghasilkan kinerja serta memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan sebelum mendapatkan kepercayaan tersebut.

BACA JUGA:Tekan Belanja Pegawai, Sekda Pastikan Gaji PPPK PW Aman Sampai Desember

“Semakin tinggi posisi seseorang, semakin besar pula ekspektasi terhadap kontribusinya. Karena itu, jangan melihat jabatan sebagai kebanggaan semata, tetapi sebagai tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Kategori :