Kebut Jalan Mulus, Pemprov Siapkan 51,1 M Benahi Jalan Rusak di Bengkulu Utara
Kebut Jalan Mulus, Pemprov Siapkan 51,1 M Benahi Jalan Rusak di Bengkulu Utara -Radar Utara / Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur jalan.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui penandatanganan Titik Nol (Titik 0) pembangunan jalan rusak yang menjadi kewenangan Provinsi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (2/10/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, ST, M.Si, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.
Fokus utama tahun ini adalah perbaikan ruas jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat bahkan viral dimedia sosial lantaran jalan kewenangan provinsi ini mengalami kerusakan sangat parah.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Mulai Bangun Jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais, Anggaran Rp51,1 Miliar
"Sesuai arahan pak Gubernur, ruas pertama di link Gunung Selan - Lais sepanjang 17 KM dengan anggaran skema spot perbaikan," ujar Tejo Suroso di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya satu ruas, pria yang akrab disapa Tejo ini memastikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran besar untuk memuluskan akses di wilayah Bengkulu Utara.
Total anggaran yang dialokasikan untuk Kabupaten Bengkulu Utara mencapai Rp51,1 miliar.
"Total anggaran yang dialokasikan untuk di Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp51,1 Miliar," tegasnya.
Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun ruas jalan strategis yang menghubungkan antar kecamatan dan kabupaten.
BACA JUGA:Jalan D5–D7 Diperjuangkan Lewat Dana IJD, Zaitul: Usulan Sejak Pemakaran 2016
Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Terpisah, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, menyambut baik dimulainya proyek infrastruktur tersebut.
Ia mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini dinantikan masyarakat akhirnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah provinsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
