MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko, menyatakan kesiapannya menyukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 yang akan digelar secara aman, tertib dan damai.
Desa Setia Budi merupakan salah satu dari 37 desa di Kabupaten Mukomuko yang akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa tersebut pada 22 November 2026 mendatang.
Berbagai persiapan terus dilakukan agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai ketentuan dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Saat ini, tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa juga sudah dibuka. Namun hingga Rabu, 9 September 2026, belum ada satu pun warga Desa Setia Budi yang secara resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi Pilkades tersebut.
BACA JUGA:Panitia Pilkades Diminta Validasi Ulang Ijazah Bakal Calon Kades
Kondisi ini membuat tahapan pendaftaran di Desa Setia Budi masih terbilang sepi. Meski demikian, pemerintah desa tetap optimistis akan ada masyarakat yang nantinya terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi dan menawarkan diri untuk mengabdikan diri membangun desa.
Kepala Desa Setia Budi, Jumadi, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan Pilkades 2026.
Ia berharap masyarakat tidak hanya datang memberikan hak suara pada hari pemungutan suara, tetapi juga ikut menjaga seluruh proses demokrasi desa agar berlangsung aman dan kondusif.
“Pilkades ini merupakan pesta demokrasi masyarakat desa. Mari kita sukseskan bersama dengan menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian. Perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi, tetapi persatuan dan kerukunan masyarakat harus tetap menjadi yang utama,” ujar Jumadi.
BACA JUGA:Dana Pilkades 37 Desa Ditarget Cair September Ini
Ia juga mengajak warga yang memiliki niat, kemampuan dan komitmen untuk membangun desa agar dapat mempertimbangkan kesempatan mengikuti kontestasi Pilkades.
Menurutnya, menjadi kepala desa bukan sekadar soal jabatan, tetapi merupakan amanah untuk memberikan pelayanan serta membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.
Jumadi menegaskan, siapapun nantinya yang maju sebagai calon maupun terpilih sebagai kepala desa harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Karena itu, proses Pilkades diharapkan tidak menimbulkan perpecahan hanya karena perbedaan pilihan politik.
“Yang kita harapkan adalah Pilkades berjalan lancar, aman dan damai. Siapapun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, mari kita dukung bersama. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat hubungan antarwarga menjadi renggang,” tegasnya.
BACA JUGA:Juni Kurniawan Siap Maju Pilkades Talang Medan, Bawa Mimpi Besar Bangun Desa