Penataan Bundaran Kota Mukomuko Dimulai, Proyek Patung Masih Proses Lelang

Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
Reporter : Wahyudi
Editor : Ependi Harian

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai menggarap penataan kawasan Bundaran Kota Mukomuko, Kecamatan Kota Mukomuko, pada tahun anggaran 2026.

Setidaknya ada dua kegiatan besar yang dirancang untuk memperbaiki wajah pusat kota tersebut.

Namun, dari dua agenda itu, baru satu yang berjalan di lapangan, sementara satu lainnya masih tertahan pada tahap administrasi.

Kegiatan pertama berupa rehabilitasi kawasan bundaran telah resmi dimulai. Proyek ini mencakup perbaikan lampu penerangan, pembenahan instalasi listrik, penataan Lapangan Merdeka, serta pengecatan sejumlah fasilitas di sekitar kawasan bundaran.

Progres awal ditandai dengan pelaksanaan titik nol, yang menjadi indikator dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.

Perbaikan ini sangat penting, mengingat kondisi fasilitas di kawasan bundaran yang mulai mengalami penurunan fungsi, terutama pada sistem penerangan dan instalasi listrik.

Selain itu, penataan Lapangan Merdeka juga diarahkan untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan ruang publik yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat.

Sementara itu, kegiatan kedua berupa pembangunan patung yang direncanakan menjadi ikon kawasan bundaran hingga kini belum juga dimulai.

Proyek tersebut masih berada dalam proses di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), sehingga belum bisa masuk tahap pelaksanaan fisik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT, menegaskan bahwa kedua kegiatan tersebut memang masuk dalam perencanaan tahun 2026, namun tahapan pelaksanaannya berbeda.

“Untuk rehab kawasan bundaran sudah berjalan, sudah dilakukan titik nol dengan anggaran sekitar Rp140 juta. Sedangkan pembangunan patung masih dalam proses di UKPBJ, jadi belum bisa dilaksanakan,” tegas Apriansyah.

Ia memastikan, setelah proses pengadaan selesai, pembangunan patung akan segera dikerjakan sebagai bagian dari penataan kawasan secara menyeluruh.

Keberadaan patung tersebut diharapkan menjadi identitas baru sekaligus memperkuat daya tarik kawasan Bundaran Kota Mukomuko.

"Dengan berjalan paralelnya dua program ini, kita menargetkan kawasan bundaran tidak hanya berfungsi sebagai simpul lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang publik yang representatif, tertata, dan memiliki nilai estetika tinggi," pungkasnya. 

Kategori :