BACA JUGA:Digitalisasi BBM Nelayan, Mukomuko Wajibkan Rekomendasi Lewat Aplikasi X-Star
Kondisi ini menjadi perhatian serius, karena kapal yang belum terdaftar berpotensi tidak dapat mengakses BBM subsidi jika kebijakan ini diterapkan secara penuh.
Dinas Perikanan Mukomuko terus mendorong seluruh nelayan yang belum melakukan registrasi agar segera melengkapi data.
Tanpa nomor register, kapal tidak akan memiliki akses ke sistem barcode, yang secara otomatis akan menghambat aktivitas operasional di laut.
Pengetatan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi mentolerir distribusi BBM subsidi yang tidak terkontrol.
Sistem berbasis barcode dengan dukungan data registrasi diharapkan mampu menekan kebocoran dan memastikan subsidi benar-benar sampai ke tangan nelayan yang berhak.
"Jika pengawasan berjalan konsisten, kebijakan ini tidak hanya menjaga ketertiban distribusi, tetapi juga memberi kepastian bagi nelayan dalam mendapatkan BBM untuk melaut," pungkasnya.