Jalan D5–D7 Diperjuangkan Lewat Dana IJD, Zaitul: Usulan Sejak Pemakaran 2016

Jalan D5–D7 Diperjuangkan Lewat Dana IJD, Zaitul: Usulan Sejak Pemakaran 2016

Anggota DPRD Bengkulu Utara Dapil IV, Zaitul Suhari, SE-Dok. Radar Utara-

RADARUTARA.ID - Harapan Pemerintah Kecamatan Pinang Raya untuk menuntaskan pembangunan ruas jalan alternatif yang menghubungkan Desa Marga Bakti (D5) menuju Desa Sumber Mulya (D7) mendapat dukungan dari anggota DPRD Bengkulu Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Zaitul Suhari, SE.

Zaitul memastikan, secara kelembagaan pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah kecamatan dalam mendorong Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Untuk mencari sumber pembiayaan guna menuntaskan pembangunan akses jalan tersebut.

Menurutnya, keberadaan ruas jalan alternatif D5–D7 bukan lagi sebatas usulan pembangunan biasa. 

Jalan tersebut telah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Pinang Raya sejak wilayah tersebut dimekarkan menjadi kecamatan pada tahun 2016.

Karena itu, Zaitul menilai sudah menjadi keharusan bagi pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan pembangunan ruas jalan tersebut melalui berbagai skema penganggaran yang memungkinkan.

“Ini sudah menjadi agenda dan atensi masyarakat Pinang Raya sejak kecamatan ini dimekarkan. Artinya, pemerintah daerah memang harus terus memperjuangkan bagaimana jalan ini bisa dituntaskan,” ujar Zaitul.

Ia juga menyambut positif langkah Pemerintah Kecamatan Pinang Raya yang terus mendorong jajaran legislatif maupun eksekutif agar tidak hanya bergantung pada satu sumber pembiayaan.

Salah satu peluang yang dinilai perlu diperjuangkan yakni pemanfaatan anggaran pusat melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Zaitul menilai, upaya mencari celah anggaran melalui program pemerintah pusat tersebut menjadi langkah strategis.

Mengingat kebutuhan pembangunan ruas jalan yang cukup besar tidak selalu dapat dituntaskan hanya mengandalkan kemampuan fiskal daerah.

“Kalau memang ada peluang melalui anggaran pusat, termasuk IJD, tentu harus kita perjuangkan bersama. Jangan sampai karena keterbatasan anggaran daerah, pembangunan jalan yang sudah lama menjadi kebutuhan masyarakat ini kembali tertunda,” tegasnya.

Ia memastikan, dirinya akan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan jajaran komisi DPRD yang membidangi infrastruktur maupun pihak eksekutif untuk bersama-sama membuka peluang mendapatkan dukungan anggaran pusat.

Koordinasi tersebut, kata Zaitul, menjadi bagian dari upaya mendorong agar usulan pembangunan jalan Marga Bakti–Sumber Mulya dapat masuk dalam perhatian pemerintah melalui skema pembiayaan yang tersedia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: