BENGKULU, RADARUTARA.ID - Penyidik Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Direktorat Kriminal Khusus (Ditreksrimsus) Polda Bengkulu, Selasa 21 Juli 2026 kembali melakukan penggeledahan terkait dugaan perkara investasi bodong.
Penggeledahan yang dilakukan di tiga lokasi tersebut, juga bertujuan untuk menelusuri keberadaan aset milik tersangka Nike Chahyandarie alias Yeyen alias Cik Oboy.
Panit Fismondev Ditreskrimsusl Polda Bengkulu, Iptu. Devia Julianda mengatakan, penggeledahan ini selain untuk melengkapi barang bukti dan berkas perkara, juga untuk menelusuri aset tsk (Yeyen, red).
"Hari ini ada tiga lokasi rumah keluarga tsk yang ikut kita geledah," ungkap Devia.
BACA JUGA:Lengkapi Bukti dan Berkas Perkara, 2 Kediaman Keluarga Cik Oboy Digeledah
Menurut Devia, dalam melakukan proses penggeledahan lanjutan ini, pihaknya terbagi dalam dua tim. Masing-masing tim melaksanakan kegiatan di dua tempat.
"Jadi sebenarnya ada empat lokasi yang bakal kita geledah. Tapi yang sudah dilakukan penggeledahan baru tiga lokasi saja, yang kesemuanya berada di Kota Bengkulu," ujar Devia.
Sebelumnya, Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Imam Wijayanto mengatakan, penggeledahan yang dilakukan penyidik, merupakan bagian dari pengembangan penyidikan.
"Yang bertujuan untuk mencari, menemukan dan mengamankan barang bukti baru," kata Imam.
BACA JUGA:Korban Cik Oboy Tembus 145 Orang, Kerugian Capai Rp6,5 M
Lebih lanjut Imam menyampaikan, tentunya berkaitan dengan tindak pidana yang menjerat tsk, sekaligus menjadi upaya penyidik dalam memperkuat konstruksi hukum guna melengkapi alat bukti sebelum proses hukum dilanjutkan.
"Sejauh ini tak kurang dari ratusan orang menjadi korban investasi bodong berkedok arisan, dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah," demikian Imam.
Sebagaimana diketahui, penyidik sebelumnya juga telah melakukan penggeledahan di dua lokasi berberda, yang merupakan rumah keluarga tsk.
Pengeledahan terhadap dua rumah keluarga tsk itu berada di wilayah Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, dan Kabupaten Lebong.