Angkutan Batu Bara Diminta Patuhi Batas Tonase

Senin 13-07-2026,08:45 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Seluruh angkutan batu bara yang melintasi jalan dalam wilayah Provinsi Bengkulu, diminta dan diingatkan untuk mematuhi batas tonase.

Kepatuhan ini dinilai penting karena terkait ketahanan dan kapasitas jalan yang ada, sehingga badan jalan tersebut dapat bertahan lama atau terhindar dari kerusakan akibat kelebihan muatan.

Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Ir. H. Mi'an mengatakan, ini sengaja diingatkan pihaknya agar angkutan batu bara yang melintasi ruas jalan dalam wilayah Provinsi Bengkulu, dapat merhatikannya.

"Termasuk juga pengaturan operasional truk dan kepatuhan terhadap batas tonase," ungkap Mi'an.

BACA JUGA:Soal Batubara Sungai, Pemprov Bengkulu Fokus Carikan Solusi

Menurut Mi'an, aktivitas truk batu bara yang melebihi batas tonase, sejauh ini masih menjadi salah satu keluhan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

"Karena berdampak terhadap ketahanan badan jalan, dimana infrastuktur menjadi cepat rusak. Belum lagi dampak lain seperti kemacetan, dan keselamatan pengguna jalan lainnya," kata Mi'an.

Dilanjutkan Mi'an, terkit persoalan ini tentu pihaknya dihadapkan pada berbagai persoalan. Mulai dari keterbatasan kapasitas jalan, pengaturan jam operasional, hingga masih ditemukannya truk yang mengangkut muatan melebihi tonase. 

"Kondisi inilah yang kerap memicu keluhan dari masyarakat, yang tentunya harus kita tindaklanjuti," ujar Mi'an.

BACA JUGA:Ungkap Permainan Batubara Ilegal, Polda Bengkulu Amankan 3 Tsk

Mi'an menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini tengah berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan provinsi, dengan target seluruh jalan provinsi dalam kondisi mantap pada 2028.

"Maka dari itu kita berharap seluruh pemegang IUP dan angkutan batu bara dapat mendukung program tersebut, dengan mematuhi ketentuan batas muatan kendaraan serta menjaga infrastruktur jalan yang telah dibangun," pinta Mi'an.

Lebih lanjut Mi'an menyampaikan, misi besar Pemprov Bengkulu dalam pembangunan infrastruktur harus didukung secara bersama-sama, khususnya jalan provinsi. 

"Kami menargetkan seluruh jalan provinsi selesai dan dalam kondisi baik pada tahun 2028. Untuk mewujudkannya dibutuhkan komitmen, keberanian, dan visi yang sama dari seluruh pihak," demikian Mi'an.

Kategori :