Biarkan berbuih selama beberapa menit. Jika tidak berbuih, ragi mungkin sudah tidak aktif lagi.
4. Gunakan Bahan Cair yang Hangat
Campur bahan cair (susu atau air) yang hangat suam-suam kuku (sekitar 37–40°C), jangan terlalu panas karena bisa membunuh ragi.
Bahan cair yang hangat membantu ragi bekerja lebih efektif.
5. Tambahkan Sedikit Mentega atau Margarin Terakhir
Saat menguleni adonan, masukkan mentega atau margarin setelah adonan hampir kalis.
Lemak akan membantu melembutkan adonan dan membuatnya lebih elastis, tetapi jika ditambahkan terlalu awal, adonan bisa sulit mengembang.
6. Uleni Hingga Kalis Elastis
Uleni adonan hingga kalis elastis, yaitu adonan bisa ditarik tipis tanpa robek.
Ini memastikan gluten terbentuk dengan baik, sehingga donat akan mengembang sempurna dan lembut.
7. Fermentasi Adonan dengan Baik
Biarkan adonan mengembang dua kali lipat selama fermentasi pertama (sekitar 1 jam, tergantung suhu ruang).
Setelah dibentuk, fermentasi lagi sebentar (sekitar 15–20 menit) sebelum digoreng untuk membuat teksturnya lebih ringan.
8. Goreng dengan Minyak yang Tepat
Goreng donat dalam minyak yang banyak dan panas sedang (sekitar 160–170°C).
Jika minyak terlalu panas, bagian luar donat akan cepat kecokelatan sementara dalamnya belum matang.