Penataan DDTS Dimulai, Gubernur Helmi: Transformasi Pariwisata Bengkulu

Jumat 12-06-2026,07:45 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Pariwisata di Provinsi Bengkulu segera bertransformasi menjadi lebih modern dan berdaya saing, seiring dengan dimulainya penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS).

Demikian ditegaskan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE usai melakukan penyerahan lokasi penataan kawasan pada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Kawasan dan Prasarana Bengkulu, Kamis 11 Juni 2026.

"Penataan DDTS ini merupakan langkah strategis, terutama untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata di Bengkulu," ungkap Gubernur Helmi Hasan.

Sehingga, lanjut Helmi, menjadi kawasan yang modern, tertata, dan memiliki daya saing tinggi. Apalagi pembangunan yang dilakukan ini tak sekadar berfokus pada pembangunan fisik semata.

BACA JUGA:Tak Lagi Sekedar Wacana, Rp 35 M Disiapkan Kementerian PU untuk Penataan DDTS

"Tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menghadirkan ikon pariwisata baru di Bengkulu, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," kata Helmi.

Menurut Helmi, proses pembangunan kawasan DDTS telah dimulai sejak 2022. Tahap awal, Pemprov Bengkulu fokus penyelesaian tata ruang, melalui pembebasan lahan seluas 48.703 meter persegi dengan anggaran sekitar Rp28 miliar.

"Tahun 2023, dilanjutkan membangun jembatan elevated road atau jalan layang yang saat ini telah berfungsi, dengan nilai anggaran sekitar Rp89 miliar, ditambah program pematangan lahan senilai Rp2 miliar," jelas Helmi.

Dengan demikian, sambung Helmi, total anggaran yang telah direalisasikan untuk mendukung pembangunan dasar kawasan DDTS, sudah mencapai Rp119 miliar.

BACA JUGA:Tak Lagi Sekedar Wacana, Rp 35 M Disiapkan Kementerian PU untuk Penataan DDTS

"Tahun ini dilanjutkan dengan penataan kawasan, yang sudah berkontrak dengan nilai Rp37,12 miliar. Kita berharap dengan nilai anggaran itu, kawasan DDTS sudah tertata menjadi destinasi wisata yang bisa dibanggakan," harap Helmi.

Helmi menambahkan, agenda penyerahan lokasi pekerjaan hari ini, tentunya menjadi tonggak awal yang sangat penting. Ini merupakan bukti sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.

"Dimana sinergi dan kolaborasi tersebut berjalan dengan baik,” tambah Helmi.

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Kawasan dan Prasarana Bengkulu, Fery Erawan mengatakan, penataan ini merupakan wujud komitmen bersama, antara Kementerian PU dan Pemprov Bengkulu untuk menghadirkan ruang publik yang nyaman dan indah.

BACA JUGA:Tak Lagi Sekedar Wacana, Rp 35 M Disiapkan Kementerian PU untuk Penataan DDTS

Kategori :