Latihan Perdana, Prajurit Kopassus Terjun Taktis dan Free Fall
FORKOPIMDA saat menyaksikan latihan Kopassus-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Senin 22 Juni 2026 mulai melakukan latihan perdana di Bengkulu, yang dipusatkan di Jembatan Elevated kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS).
Dalam latihan perdana tersebut, prajurit Kopassus melakukan terjun taktis dan free fall yang disaksikan langung Wakil Gubernur, Ir. H. Mi'an, FORKOPIMDA dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam latihan tersebut, para prajurit Kopassus diterjunkan dengan menggunakan pesawat angkut militer Lockheed C-130 Hercules.
Sebanyak 24 penerjun free fall melompat dari ketinggian 10.000 kaki, sementara 54 penerjun taktis diterjunkan dari ketinggian 2.000 kaki. Total sebanyak 78 personel ambil bagian dalam latihan tersebut.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Turut Andil Sukseskan Latihan Kopassus
Wagub Mi'an mengatakan, pelaksanaan latihan ini berlangsung aman dan lancar. Dari kegiatan ini secara langsung menunjukkan kesiapan, serta profesionalisme prajurit Kopassus dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan latihan penerjunan yang dilakukan Kopassus di Bengkulu," ungkap Mi'an.
Menurut Mi'an, rangkaian kegiatan Kopassus di Bengkulu berlanjut hingga Kamis, 25 Juni 2026 mendatang di Gedung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
"Dalam kegiatan itu nantinya, diinformasikan kepada kita, jika Panglima Kopassus, Letnan Jendral (Letjen) TNI. Djon Afriandi, yang merupakan putra asli Bengkulu bakal hadir," kata Mi'an.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Turut Andil Sukseskan Latihan Kopassus
Dilanjutkan Mi'an, kehadiran Panglima Kopassus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bengkulu, karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional melalui karier dan pengabdiannya di lingkungan TNI.
"Kita berharap momentum ini dapat memotivasi generasi muda, untuk terus berprestasi dan mengabdi bagi bangsa dan negara," singkat Mi'an.
Sebagaimana diketahui, kegiatan penerjunan ini merupakan bagian dari program latihan Kopassus, untuk mengasah kemampuan operasi lintas udara.
Disamping itu, latihan tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kesiapan tempur prajurit, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: