ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara mulai memproses lelang untuk 11 paket pekerjaan fisik dari total 30 paket tender yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Total anggaran yang dialokasikan untuk Dinas PUPR Bengkulu Utara pada tahun 2026 mencapai Rp31 miliar.
Anggaran tersebut tersebar di tiga bidang utama, yakni 27 paket untuk Bina Marga, 1 paket untuk Prasarana Sumber Daya Air (PSDA), dan 2 paket untuk Cipta Karya.
Secara rinci, 30 paket tender yang sedang berjalan di lingkungan PUPR meliputi pekerjaan konstruksi jalan, irigasi, pemasangan lampu jalan hias, serta perluasan jaringan IKK (Instalasi Pengolahan Air) di Kecamatan Arga Makmur.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Utara, Yogi Sumarta, menyampaikan bahwa proses lelang saat ini sudah memasuki tahapan sebanyak 11 paket.
Progres ini terus dikebut, sehingga pembangunan di Kabupaten Bengkulu Utara segera rasakan oleh masyarakat dan menjawab pertanyaan tentang pembangunan infrastruktur di tahun ini.
"Saat ini sudah proses lelang sebanyak 11 paket dari 30 paket di PUPR. Untuk paket sisanya, akan bertahap diproses secara administratif," ujar Yogi Sumarta, Senin.
Ia berharap keseluruhan proses lelang dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Menurutnya, target realisasi proyek fisik di lapangan direncanakan mulai berjalan pada bulan depan.
Proses pengadaan ini merupakan komitmen Bupati, Arie Septia Adinata dan Wakil Bupati Bengkulu Utara, H Sumarno secara transparan dan akuntabel.
Agar pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Semoga tidak ada hambatan, sehingga pada bulan depan proyek APBD mulai direalisasikan," harap Yogi.