BENGKULU, RADARUTARA.ID - Dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Polresta Bengkulu merazia sejumlah tempat hiburan malam dalam wilayah Kota Bengkulu.
Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat didampingi Kasat Resnarkoba, AKP. Firman Syahputra, serta sejumlah personel gabungan dari berbagai satuan kerja (Satker) Polresta, Minggu 23 Mei 2026 malam.
"Dalam pelaksanaan razia kita mengecek dan memeriksa langsung sejumlah tempat hiburan malam, sebagai langkah antisipasi memutus mara rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika," ungkap Kapolresta.
Menurut Rahmad, kegiatan ini merupakan operasi preventif, yang setidaknya menyasar sekitar 11 lokasi tempat hiuran dalam wilayah Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Nongkrong Saat Jam Sekolah, Pelajar Terjaring Razia Satpol PP
"Target razia yang kita lakukan meliputi tempat biliar, kafe hiburan ternama, hingga warung remang-remang yang disinyalir rawan terjadi gangguan kamtibmas dan peredaran zat terlarang," kata Rahmad.
Rahmad menjelaskan, dalam razia yang menyasar tempat hiburan ini, pihaknya tetap mengedepankan sikap humanis, yang tentunya tetap tegas terutama saat menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan kepada para pengunjung.
"Dalam momen itu kita memeriksa identitas, barang bawaan, hingga tes urine secara acak terhadap pengunjung yang dinilai mencurigakan," jelas Rahmad.
Disisi lain, Kapolresta Bengkulu menegaskan, operasi atau razia yang digelar pihaknya, merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ruang publik tetap aman dan sehat.
BACA JUGA:Wali Kota dan Kadis PUPR Dilapor ke Polresta Bengkulu
“Karena tempat hiburan malam kerap menjadi titik rawan yang dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab, untuk mengedarkan narkotika. Jadi, operasi yang kita lakukan agar ruang publik bersih dari jeratan barang haram itu," tegas Rahmad.
Selama operasi, lanjut Rahmad, tim dokes dan penyidik Satresnarkoba melakukan tes urine di tempat, setidaknya terhadap tiga pengunjung yang gerak-geriknya mencurigakan.
"Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam melalui alat rapid test kit, ketiganya dinyatakan negatif dari zat yang mengandung narkotika," ujar Kapolresta.
Rahmad menambahkan, dalam operasi pihaknya tidak hanya memeriksa pengunjung, tapi juga melakukan penyisiran ketat di sudut-sudut ruangan, area parkir, hingga lokasi tersembunyi guna mengantisipasi adanya barang bukti yang sengaja dibuang.
BACA JUGA:Polresta Bengkulu Tetapkan Warek III UNIVED Jadi Tsk